Kasus Kekerasan terhadap Perempuan di Malang Meningkat

MALANG-Kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat dari tahun ke tahun. Ini ditandai juga dari semakin banyaknya laporan yang masuk ke Women Crisis Center (WCC) Malang. Hal itu diungkapkan Sri Wahyuningsih SH MPd. yang ditemui pada Talkshow Kiprah Wanita Masa Kini Berlandaskan Semangat Juang Kartini di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Senin (25/5) 2011.

Aktivis WCC Malang ini kemudian menyampaikan bahwa kenaikan ini di sisi lain juga menandai perubahan positif. “Ini menandakan bahwa sebenarnya sudah muncul kesadaran dari perempuan. Ketika mereka dianiaya, ketika mereka dilecehkan, mereka tidak hanya sadar bahwa hak mereka dilanggar. Namun mereka juga mulai berani memperjuangkannya dengan memproses secara hukum. Minimal membuat pengaduan atau laporan,” ungkapnya.

Peraih penghargaan Perempuan Berprestasi Nasional untuk Pemberantasan Trafficking ini menambahkan bahwa ada berbagai bentuk kekerasan, baik kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) secara umum maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Mulai dari kekerasan psikis, kekerasan fisik, kekerasan seksual, maupun kekerasan ekonomi. “Kekerasan ini juga dalam berbagai kasus seringkali masuk dalam beberapa jenis sekaligus. Karena tiap kekerasan fisik pasti juga menimbulkan efek psikis. Tidak mungkin seorang istri yang ditempeleng tidak sakit juga hatinya.” ujar  Sri Wahyuningsih.

Sri Wahyuningsih memberikan beberapa contoh kasus mengenaskan terkait kekerasan terhadap perempuan. “Ada banyak kasus-kasus paling mengenaskan, terutama karena kekerasan itu terjadi terhadap anak-anak. Mulai dari kasus anak pemulung yang mencuri HP kemudian diperkosa saat dipenjara. Kemudian kasus anak jalanan diperkosa oknum aparat. Serta kasus anak dianiaya karena mainan lilin. Sampai kasus anak gadis berusia lima hingga tujuh tahun yang diperkosa ayah kandungnya sendiri,” papar dosen Fakultas Hukum (FH) UB ini.

Karena itu Sri Wahyuningsih menegaskan perlu kerjasama semua pihak untuk memperbanyak sosialisasi dan penyadaran. “Semakin banyak sosialisasi yang diberikan terkait keadilan gender maka akan semakin memberi peluang tidak hanya pada pemberantasan kekerasan namun juga pada pencegahan. Di sini baik generasi muda, akademisi, penegak hukum, maupun ikatan advokat harus saling bantu. Bahkan sebaiknya tidak hanya perbanyak sosialisasi namun juga tempat-tempat pengaduan,” katanya.

Keberadaan tempat-tempat pengaduan ini penting sekali menurut pengajar ilmu filsafat ini. Selain menangani kasus kekerasan, tempat-tempat juga bisa dipakai sebagai sarana konsultasi baik masalah sosial, ekonomi, maupun kesehatan seksual.

Sri Wahyuningsih yang merintis Women Crisis Center di Malang sejak 20 Mei delapan tahun lalu ini juga menyatakan keprihatinannya menyangkut meluasnya usia pelaku kekerasan. Ia menyatakan bahwa saat ini kekerasan tidak saja terbatas di ranah rumah tangga. Bahkan ada juga kasus kekerasan dalam pacaran serta kekerasan dari anak terhadap anak lainnya. Meskipun konsep dating violence yang digagasnya tidak disetujui masuk dalam regulasi hukum namun ia berhasil mendirikan Student Crisis Center di berbagai SMA di Malang terutama di SMAN 2 Malang yang berhasil mengungkap berbagai kasus kekerasan dalam pacaran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: