Anatomi Resistensi dan Anatomi Represi

Pemogokan Massa Buruh Papua Freeport Indonesia

Pemogokan Massa Buruh Papua Freeport Indonesia

Kita tidak bicara tentang nurani
Karena nurani petani dan rentenir jauh sekali
Kita tidak bicara tentang moral
Karena moral buruh dan juragan bedanya bukan kepalang
Kita bicara tentang hak
Hak untuk digaji sama besarnya
Karena kita bekerja sama beratnya
Apa yang kita minta sederhana
Gaji yang layak dan gaji yang setara
Agar kita bisa sedikit lebih sejahtera
Agar gaji tak habis untuk bayar hutang di pasar, warung, dan tetangga
Agar anak tenang belajar di sekolah, agar untuk ditabung ada sisanya
Apa yang kita butuhkan kan sederhana
Gaji yang layak dan gaji yang setara
Tapi kebutuhan kita memang berbeda dengan kebutuhan mereka
Kebutuhan kita gaji yang lebih banyak, kebutuhan mereka untung yang lebih banyak
Kebutuhan kita agar beban hidup sedikit berkurang, kebutuhan mereka agar investasi tak terbuang
Memang sederhana, perbedaan kebutuhan kita dan mereka seperti perbedaan gunung dan jurang
Karena itu kita bicara tentang hak untuk menuntut hak
Berkumpul dan rundingkan masalah kita yang nasibnya sama
Berserikat dan suarakan tuntutan kebutuhan kita
Berpegang pada kekuatan sendiri, ya, kekuatan sendiri
Karena berharap pada pemerintah tak ada gunanya
Karena berharap pada wakil rakyat tak ada manfaatnya
Karena pemerintah hanya bisa main perintah
Karena wakil rakyat bukan wakil dan bukan rakyat
Sekarang bersuara kalau tak lantang tak akan didengar
Sekarang berjuang tanpa kekuatan tak akan diperhatikan
Karena itu kita bersatu, karena itu kita bergerak
Karena itu kami demonstrasi, karena itu kami lancarkan pemogokan
Agar mereka tahu, siapa yang selama ini memeras tenaga
Agar mereka tahu, siapa yang sebenarnya jalankan tempat kerja
Agar mereka tahu, tanpa kami mereka bukan siapa-siapa
Sayang mereka tidak memilih untuk mengerti
Sayang mereka tidak belajar untuk mendengar
Karena yang mereka mengerti adalah angka-angka penghasilan
Karena yang mereka dengarkan hanya pujian kesuksesan pertambangan
Sekarang mereka bicara tentang kerugian pabrik dan kerugian negara
Karena mereka tak mau tahu kerugian kami yang bekerja
Sekarang mereka ribut tentang barang yang dibakar
Apalah arti barang yang dibakar kalau kekayaannya bisa beli selusin pengganti
Sedangkan nyawa kawan kami yang ditembak tak akan pernah kembali
Sekarang koran dan tv ramai tentang aksi rusuh
Tapi kemana mereka saat kami ditembaki?
Ikut menyorot, iya. Ikut mempertontonkan, iya.
Ikut menolong? Rasanya tidak.
Berita memang selalu heboh kalau aksi rusuh.
Berita memang banyak kalau ada yang luka, apalagi mati.
Tapi mengapa itu terjadi dan apa yang kami ingini, tak begitu digali.
Ya, sederhana.
Sekarang media siapa yang punya?
Wartawan atau juragan?
Sekarang presiden ikut protes
Protes tapi kami yang disalahkan
Seakan kami ini pemberontak
Seakan kami ini teroris
Seakan kami ini yang salah
Salah karena kami menuntut hak?
Salah karena kami bosan diinjak?
Ya, sederhana.
Sekarang presiden abdinya siapa?
Abdinya rakyat atau abdinya penjajah?
Bagaimana bisa? Pistol dan senapan yang dibeli dari pajak pemotong gaji kami diarahkan ke kami sendiri?
Bagaimana bisa? Peluru yang dibayar dari pajak pemotong gaji kami ditembakkan ke kami sendiri?
Bagaimana bisa? Aparat yang digaji dari pajak pemotong gaji kami menyerang kami sendiri?
Ya, sederhana. Aparat siapa yang punya?
Begini ini hidup di Indonesia
Merdeka memang cuma di buku sejarah saja
Merdeka untuk mereka yang punya uang dan punya kuasa
Merdeka untuk menindas dan menghisap yang tak punya apa-apa
Memang begini kenyataannya
Terjadi dimana-mana
Terjadi pada siapa saja
Terjadi pada kaki lima yang digusur disana-sini
Terjadi pada pedagang pasar yang pasarnya dibakar
Terjadi pada pelajar yang berani protes dan diberhentikan karena dianggap kurang ajar
Terjadi pada mahasiswa yang berani menentang dan dikeluarkan karena dianggap bikin onar
Terjadi pada petani yang ditembaki karena perjuangkan tanah garapan sendiri
Terjadi pada buruh yang ditembaki karena perjuangkan gaji atas kerja sendiri
Seperti kita
Ya, seperti kita
Orang seperti kita ada dimana-mana
Orang seperti mereka juga ada dimana-mana
Ya, di Jawa. Ya, di Papua.
Ya, di Indonesia. Ya, di Malaysia.
Ya, di Tunisia. Ya, di Libia.
Ya, di Italia. Ya, di Amerika.
Dimana-mana.
Berbangsa-bangsa, tapi yang ditindas sebenarnya berkawan dan bersaudara
Karena sama-sama menderita, sama-sama dirampas hak-haknya
Dimana-mana orang seperti kita sudah bosan ketakutan
Dimana-mana orang seperti kita sudah bosan diinjak-injak
Dan dimana-mana sudah tak ada jalan lain lagi selain sama-sama berjuang
Tak apa kalau sementara kita kalah
Karena perjuangan masih panjang
Umurnya bukan umur jagung atau umur orang
Dan di depan sana sudah menanti masa yang cerah
Ayo, jangan pernah berhenti melangkah
Sekarang kita belajar untuk tak menyerah
Belajar melatih mental, belajar melatih keberanian
Belajar bersatu, belajar bergerak, belajar berjuang
Dan juga belajar mana yang benar dan mana yang salah
Hari ini sekali lagi kita menarik garis tebal pembeda antara mereka dan kita
Esok hari dalam perjuangan kita tak akan lupa siapa kawan dan lawan
Esok hari dalam kemenangan kita tahu siapa yang harus diberi kebaikan
dan siapa yang harus diganjar keadilan
(Malang, padang bulan, 13 Oktober 2011)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: