Kalian Bilang tentang Demonstrasi

Kalian Bilang tentang Demonstrasi-

Kalian bilang demonstrasi cuma bikin gara-gara
Bikin jalanan macet dan ganggu aktivitas kerja
Kalau kemacetan yang kalian keluhkan kenapa  malam minggu dan tahun baru yang memacetkan tidak kalian caci pula?

Kalian bilang demonstrasi bukan cara santun menyampaikan solusi
Kalau begitu tunjukkan penyampaian solusi santun yang bisa kau beri
Jangan-jangan untuk menentang penindasan bagimu cukup bikin tulisan atau stand up comedy
(Seakan-akan dengan itu Hitler bisa mati geli dan Soeharto turun karena tobat tak mau menindas lagi)

Kalian bilang demonstrasi cuma bikin ribut melulu
Bagaimana bisa tenang tak ribut kalau penguasa makin merampas hakmu
Bagaimana bisa tenang tak ribut kalau buruh dirampas haknya, tani dirampas tanahnya, sementara kapitalis birokrat kongkalikong tanpa kenal malu
Bagaimana bisa tenang tak ribut kalau aset negara dijual, hutang luar negeri dikorupsi, sementara rakyat yang tak pernah menikmati harus menanggung akibat beban belenggu?
Jangan-jangan maumu kita selalu diam dan patuh menjadi budak baik yang terus membisu?

Kalian bilang demonstrasi kerjaannya orang mencla-mencle
Massa bayaran atau mahasiswa yang kelak juga jadi politisi perlente
Kalau ada bukti kami disogok ayo bawa kemari jangan cuma asal tuduh sampai memble
Dana aksi ini semua hasil buruh, tani, mahasiswa, yang rela patungan meskipun hidupnya sudah kere
Kalau ada pengkhianat yang dulu di jalan lalu sekarang duduk di dewan atas nama partai penghamba rente
Maka kami persilahkan kalian minta tanggung jawab oportunisme mereka yang dikedoki janji dan dalih bertele-tele
Tapi kalian diam saja di hadapan penindasan dan menyalahkan perlawanan karena perlawanan bikin macet, tidak tertib, dan lain-lain alasan sepele

Kalian bilang demonstrasi itu kerjaan orang bego
Panas-panas atau hujan-hujan berbaris dan berteriak sampai nyaris KO
Sayangnya kalian tidak sadar berjuang itu tidak cukup merapal doa dengan tasbih atau rosario
Mungkin makna perjuangan bagi kalian itu sedangkal slogan “work hard, play hard” dan siang hari jadi eksmud malam hari pesta disko
Demikianlah mental kelas menengah borjuasi Indonesia, nyinyir pada bawahan dan tunduk mengekor pada sepatu lars dan pisau komando
Muda penampilannya tapi pemikirannya sudah kolot, konservatif, seperti priayi jompo
Saat perubahan belum berdaya ia sibuk mencerca namun bila tatanan lama runtuh seketika ia sibuk membeo
Kenali mereka yang mendadak mengaku republikan, mereka yang mendadak mengaku reformis, karena merekalah yang lebih merusak perlawanan daripada torpedo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: