Petisi Menuntut Permintaan Maaf dari Presiden Indonesia kepada Korban Pembantaian 1965-1966

Petisi Menuntut Permintaan Maaf dari Presiden Indonesia kepada Korban Pembantaian 1965-1966

Periode 1965/1966 menjadi saksi jutaan rakyat Indonesia dibantai oleh militer, paramiliter, dan gerombolan sipil. Ratusan ribu lainnya terluka, menghilang, diperkosa, dan dijebloskan ke penjara tanpa pengadilan. Banyak dari pelaku pembantaian yang masih hidup hingga kini. Malahan sebaliknya para pelaku pembantaian malah dipuja dan dihormati bagaikan pahlawan. Selama hampir lima puluh tahun, banyak kalangan korban telah menuntut pemerintah untuk melakukan permintaan maaf atas Peristiwa 65 namun jangankan meminta maaf, rezim pemerintah Indonesia bahkan membantah adanya kejahatan dan pembantaian demikian.

Film The Act of Killing karya Joshua Oppenheimer, akhirnya menyoroti kenyataan keji Holocaust Indonesia dan memberi peluang bagi para korban untuk semakin memperbesar dukungan dalam menuntut permintaan maaf dari Presiden Indonesia secara resmi terkait Pembantaian 1965.

Berikut surat yang ditulis dalam bahasa Inggris yang dimaksudkan sebagai petisi untuk menggalang dukungan internasional

Kepada:
Albert Hasibuan, Penasehat Presiden terkait Hak Asasi Manusia,
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia
Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Denny Indrayana, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Indonesia

Nyatakan Minta Maaf atas Pembantaian 65
Saya menulis kepada kalian sebagai solidaritas dengan para korban pembantaian 1965/1966 dan para keluarga mereka. Saya sangat terkejut saat mengetahui bahwa hampir selama 50 tahun, pemerintah Indonesia telah mengabaikan ribuan korban, sementara para korban dan keluarga mereka menderita diskriminasi dan stigmatisasi.

Pada Juli 2012, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, KOMNAS HAM, telah menyelesaikan investigasi mereka mengenai peristiwa-peristiwa 1965/1966. Mereka menemukan bukti-bukti nyata dan jelas atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang meliputi pembunuhan, penyiksaan pemerkosaan, pemusnahan, penghilangan paksa, perbudakan, dan pemberangusan kebebasan.

Laporan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Indonesia akhirnya mengungkap kebenaran yang terjadi. Peristiwa-peristiwa tersebut merupakan bagian dari sejarah Indonesia yang terus membentuk Indonesia hingga kini-hal demikian tidak bisa terus diabaikan.

Saya juga menganut nilai-nilai Indonesia atas demokrasi, keadilan, dan penghormatan. Dengan demikian saya mendukung seruan para korban untuk secara resmi sebagai Presiden Indonesia mengakui adanya kekejaman tersebut serta meminta maaf kepada para korban dan keluarganya akibat kekerasan yang mereka derita pada peristiwa 1965/1966 dan diskriminasi yang mereka alami sekian lama.

Terimakasih telah membaca surat ini

hormat saya
(nama)
*Petisi ini diprakarsai oleh Carmel Budiardjo. Salah satu korban yang berhasil melarikan diri keluar negeri dan aktif hingga kini sebagai aktifis kemanusiaan. Petisi ini bisa ditandatangani via tautan ini. Bumi Rakyat tidak memiliki hubungan apapun dengan Carmel Budiardjo.

Comments
One Response to “Petisi Menuntut Permintaan Maaf dari Presiden Indonesia kepada Korban Pembantaian 1965-1966”
Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] Sumber : https://bumirakyat.wordpress.com/2013/06/30/petisi-menuntut-permintaan-maaf-dari-presiden-indonesia-k… […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: