AGRA Kecam SBY-Boediono yang Tangkap 18 Petani Riau Demi Lindungi Pengusaha Perkebunan

AGRA Kecam SBY-Boediono yang Tangkap 18 Petani Riau Demi Lindungi Pengusaha Perkebunan copy

Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Kecam SBY-Boediono yang Menangkap 18 Petani Riau Demi Lindungi Pengusaha Perkebunan

 

Salam Demokrasi,

Pembakaran hutan di Riau yang menyebabkan kabut asap dan bencana polusi terburuk di tahun ini telah menjadi masalah dan perhatian Internasional, desakan berbagai pihak bahkan dari negara-negara tetangga mengalir kepada pemerintah Indonesia agar segera mengatasi masalah ini. Pembakaran hutan yang terjadi di Riau sesungguhnya bukanlah kasus pertama terjadi di Indonesia, membakar hutan untuk membuka lahan (Land Clearing) perkebunan adalah cara yang biasa dilakukan oleh para pengusaha, karena dinilai mudah, cepat, dan murah sebab hanya membutuhkan dua hingga tiga juta rupiah per hektar sedangkan membuka lahan perkebunan dengan tidak membakar membutuhkan 15 juta rupiah per hektar sebagaimana pernyataan Togar Sitanggang manager senior PT. Musim Mas.

Penangkapan terhadap 18 petani di Riau oleh kepolisian dengan tuduhan telah melakukan pembakaran hutan adalah tindakan semena-mena dan telah melukai hati Rakyat dan merupakan “Tindakan pemerintahan SBY untuk melindungi para pengusaha perkebunan dengan mengorbankan Kaum Tani”. Lebih lanjut dalam kasus ini pembelaan pemerintahan SBY terhadap para tuan tanah/pemilik lahan perkebunan skala besar adalah dengan memanipulasi bahwa pembakaran hutan di Riau adalah bencana, sehingga uang rakyat yang dipakai untuk mengatasi pembakaran tersebut. Padahal dari pernyataan Menteri Lingkungan Hidup, Berth Kambuaya, sudah menyatakan bahwa pembakaran hutan tersebut diduga melibatkan 8 perusahaan Malaysia, namun kenyataanya Kaum Tani malah yang ditangkap.

Setidaknya terdapat 117 perusahaan yang beroperasi di Sumatra 84 diantaranya adalah perusahaan pemegang konsensi  hutan  tanaman industri (HTI)/perkebunan kayu untuk bahan kertas, sedangkan 33 perusahaan lainnya merupakan perusahaan perkebunan sawit dan sebagian besar berada di Provinsi Riau, dari data tersebut Sinar Mas Group merupakan perusahaan terbesar yang memonopoli tanah melalui 8 per perusahaan dibawahnya yang menguasai 105,239 hektar. PT Sinarmas Group memiliki beberapa anak perusahaan perkebunan dan HTI di Riau, seperti PT Indah Kiat Pulp dan Paper. Adapun PT Riau Andalan Pulp and Paper, yang merupakan perusahaan HTI.

Upaya melindungi para pemilik perusahaan perkebunan monopoli oleh pemerintah secara terang telah mengorbankan kaum tani, bahkan dengan cara-cara kekerasan, teror, penangkapan, kriminalisasi, bahkan pembunuhan. Tindakan pemerintahan SBY-Boediono semacam itu untuk mempertahankan sistem monopoli dan perampasan tanah Kaum Tani di Indonesia.

Karenanya atas kejadian ini kami dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), mengecam keras tindakan pemerintah SBY-Boediono melalui Kepolisian Republik Indonesia yang telah menangkap dan menahan 18 petani di Riau, kami juga menyatakan:

  1. Menuntut kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera membebaskan 18 petani di Riau yang telah ditangkap dan ditahan tanpa syarat dan hentikan kriminalisasi terhadap kaum tani.
  2. Menuntut kepada pemerintahan SBY-Boediono segera memerintahkan Kepolisian Republik Indonesia untuk menangkap dan mengadili serta meminta pertanggung jawaban kepada pengusaha pemilik perkebunan yang telah melakukan pembakaran hutan.
  3. Menuntut kepada pemerintahan SBY-Boediono untuk melakukan pencabutan ijin HGU perusahaan yang telah melakukan pembakaran hutan.
  4. Menuntut kepada pemerintahan SBY-Boediono untuk menghentikan monopoli dan perampasan tanah Kaum Tani. dan laksanakan Reforma Agraria Sejati.

Kami menyerukan kepada seluruh Kaum Tani untuk terus berjuang dan membangun persatuan dengan mengorganisasikan diri untuk mempertahankan dan memperjuangkan hak atas tanah.

Demikian pernyataan sikap Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) ini disampaikan, semoga menjadi perhatian semua pihak.

 

 

Jakarta, 29 Juni 2013

Pimpinan Pusat

Aliansi Gerakan Reforma Agraria  (PP-AGRA)

*sumber: Ali Paganum, Facebook Page AGRA, AGRA MENGECAM TINDAKAN SBY-BOEDIONO YANG MELAKUKAN PENANGKAPAN TERHADAP 18 PETANI DI RIAU DEMI MELINDUNGI PENGUSAHA PERKEBUNAN, dipublikasikan pada 30 Februari 2013. Pernyataan sikap ini dimuat di Bumi Rakyat sebagai solidaritas dengan perjuangan Kaum Tani. Bumi Rakyat tidak memiliki hubungan apapun dengan AGRA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: