PEMBEBASAN: Hapuskan UU Ormas, Ganti Dengan UU Yang Menjamin Kesejahteraan Rakyat Dan Demokrasi

PEMBEBASAN - Hapuskan UU Ormas

Hapuskan UU Ormas, Ganti Dengan UU Yang Menjamin Kesejahteraan Rakyat Dan Demokrasi

Sikap Politik:

Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN)

Alamat: Jalan Pramuka Jayasari No 8 RT 013 RW 02 Rawamangun. Jakarta Pusat

Pihak yang Bisa Dihubungi: 081288077131/089674419149

Email:kn.pembebasan@gmail.com

http://www.pembebasan-pusat.blogspot.com

Hapuskan UU Ormas, Ganti Dengan UU Yang Menjamin Kesejahteraan Rakyat Dan Demokrasi

Menuntut penghapusan UU Ormas

Bagi rezim kapitalistik, demokrasi tidak lebih sekedar ukuran bagaimana agar investasi bisa dibuka seluas-luasnya, dan segala aktifitas yang menghambatnya diartikan sebagai kekerasan terhadap investasi modal. Silahkan, bebas berdemokrasi, demokratiskan, sevugar-vulgarnya, agar kami (kapitalis) bebas mengambil kekayaan alam, agar kami (kapitalis) bebas mengeringkan keringat buruh sehingga produksi meningkat kemudian keuntungan kami (kapitalis) meningkat. Mari berdemokrasi, silahkan, kalian bisa bebas memiliki saham perusahaan kami minimal 15 persen. Ayo berdemokrasi asal jangan ganggu investasi kami, eksploitasi kami.

Begitulah adanya, demokrasi hanya ditakar dengan logika modal.

Rakyat boleh berpartisipasi asal jangan mengganggu kapitalis, itulah kesimpulan dari logika dasar kebijakan pemerintahan Indonesia dalam membangun supra-struktur penindasan (Undang-undang). Yang terbaru ialah Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas). Dia mengatur, mengontrol dan memaksa agar organisasi-organisasi bisa di-rumah kaca-kan oleh pemerintah. Pendanaannya, aktifitas politiknya bahkan ideologinya. Harga yang terlalu mahal hanya untuk membuat UU Ormas. Lalu, mengapa pemerintah tidak banyak membuat UU yang menjamin kesejahteraan rakyat? Seperti membuat UU untuk menasionalisasi industri energi dan pertambangan di bawah kontrol rakyat, membuat aturan penarikan pajak progresif, aturan penghapusan utang dan masih banyak lagi.

Perlu diketahui bahwa organisasi-organisasi yang sekarang ada, banyak yang merupakan organisasi taktis bentukan dari kolaborasi pengusaha dan pemerintah untuk menandingi gerakan rakyat semisal, ketika maraknya pemogokan buruh di kawasan industri Bekasi, kemudian pihak pemerintah daerah dan para pengusaha membuat Harmonisasi Kawasan dimana unsur yang terlibat adalah pengusaha, pemerintah, polisi dan tentara, mereka membayar preman dan memobilisasi warga miskin dengan imbalan dana untuk menghadang pergerakan buruh.

Dengan begitulah sasaran utama dari UU yang tidak demokratis itu bisa mengarah hanya pada organisasi yang kritis terhadap kebijakan pemerintah dimana dalam melakukan protesnya menggunakan metode partisipatif berupa aksi massa (mobilisasi politik, pemogokan). Sehingga, pemogokan buruh untuk menuntut kesejahteraan, bisa dijerat dengan UU Ormas pasal 59 ayat 2 poin D.

Kritik terhadap politik doktrinase: penindasan supra-struktur ideologis dalam UU Ormas

Ada yang menganggap bahwa Pancasila sudah dibajak oleh orba sehingga pelaksanaan nilainya tidak konsisten. Meski, sejak tumbangnya orba, penjabaran dalam nilai-nilainya yang berkaitan dengan nilai-nilai kapitalis tidak pernah dihilangkan oleh rezim setelahnya. Hubungan Industrial Pancasila (HIP), merupakan konsepsi dalam pelaksanaan masyarakat industri, merupakan nilai yang tak pernah benar-benar dirubah. Sehingga, makna mengonsistenkan Pancasila tidak menyeluruh. Bahkan ketika berhadapan dengan kapitalisme, nilainya diadaptasikan. Upaya kaum borjuis pun terlihat hanya dalam kepentingan subjektif investor. Selain itu, seharusnyalah makna ideologi adalah penerimaan yang sadar atas jalan pikiran dan politik manusia (filsafat), bukan dipaksakan dalam aturan legitimasi. Sehingga, makna “demokratis” sangat kontradiktif dengan anjuran demokratis dalam Pasal 4 UU Ormas yang berbunyi: “Ormas bersifat sukarela, sosial, mandiri, nirlaba, dan demokratis”, maka makna “demokratis” itu bertentangan dengan masih dilarangnya ajaran-ajaran yang bersifat ideologis seperti Marxisme-Leninisme. Terlebih, gagasan Marxisme-Leninisme dalam konsep Sosialisme mendorong untuk penghancuran sistem kapitalisme yang sedang dijalankan pemerintahan.

Larangan yang abstrak dan tidak ilmiah.

Perkembangan demokrasi Indonesia mencapai puncaknya di era tahun 1998an, hingga sekarang terus merosot. Demokrasi yang belum tumbuh matang telah menghadapi banyak sekali halangan. Dalam aspek-aspek paling mendasar, demokrasi tidak dikembangkan oleh pemerintah kapitalistik seperti, demokrasi hanya ada ketika pemilihan legislatif, partai politik (parpol) dan presiden, namun demokrasi direpresi ketika rakyat hendak menarik kembali dukungan politiknya kepada caleg dan presiden, artinya, rakyat tidak bisa menurunkan wakilnya dinparlemen ketika kebijakan mereka tidak pro rakyat. Kemudian, demokrasi juga direpresi ketika rakyat ingin menuntut haknya. Maka karakteristik demokrasinya adalah formalitas, hanya jika elit politik berkepentingan untuk dirinya sendiri: kekuasaan. Yang lebih represif lagi ketika ajaran Marxisme-Leninisme masih dipenjara dalam kebijakan. Bahkan stigmatisasi negatif terhadapnya terus dihidupkan dengan represi ideologis dan larangan tak ilmiah.

Tercermin dalam pasal 59 ayat 4 dikatakan bahwa Ormas dilarang menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Juga dalam pasal 59 ayat 1 poin D, ormas dilarang: menggunakan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang;

Rakyat harus mengulang sejarah, meluruskan demokrasi

Baiklah, kita harus mengapresiasi, menyukseskan bahkan mendukung rencana gerakan buruh dalam mogok nasional menolak UU Ormas pada 16 Agustus 2013. Karena kita membutuhkan konsolidasi kuat untuk membangun demokrasi, menghapuskan UU Ormas. Karena, jika tidak ditolak, ruang partisipasi rakyat seluas-luasnya dalam politik semakin hilang. Rakyat akan lebih sulit lagi untuk menuntut kesejahteraannya. Dari situlah kami dari Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN) menyerukan kepada seluruh struktur/cabang organisasi di daerah-daerah dan seluruh gerakan pro demokrasi untuk membangun konsolidasi menuntut penghapusan UU Ormas.

Salam Juang!

Terus Berkobar!

 

Jakarta, 5 Juli 2013

 

Kolektif Nasional

Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional

(PEMBEBASAN)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: