Aktivis Buruh Mesir: Kaum Pekerja Butuh Suara Politik

Aktivis Buruh Mesir - Kaum Pekerja Butuh Suara Politik

Wawancara dengan Fatma Ramadan, pemimpin serikat pekerja kepegawaian dan anggota Eksekutif Federasi Serikat Buruh Independen Mesir

Saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam kapasitas personal bukan sebagai perwakilan serikat karena kapanpun ada perpecahan dalam masyarakat maka ada perpecahan pula yang terkait dalam serikat-serikat. Mayoritas massa mendukung campur tangan tentara dan menganggapnya sebagai kemenangan rakyat dan ekspresi kehendak rakyat.

Kaum pekerja telah berpartisipasi dalam Kampanye Tamarod (Pemberontakan) dan turun ke jalan pada 30 Juni serta seterusnya namun mereka berpartisipasi sebagai perorangan. Terdapat partisipasi yang diorganisir oleh kaum pekerja dalam bentuk pernyataan sikap federasi-federasi serikat buruh di tingkat nasional maupun regional seperti yang dikeluarkan Federasi Pekerja Suez dan Federasi Pekerja Port Said. Setelah 30 Juni, kita menyaksikan permulaan partisipasi para pekerja secara terorganisir yang bahkan mencapai tingkat pembangkangan sipil. Misalnya para pekerja dewan telah berhasil menutup institusi-institusi pemerintahan daerah di berbagai provinsi dengan bekerjasama dengan kaum demonstran di jalanan. Hal ini terjadi di provinsi Daqahiliyya dan Beheira. Saya pikir, akibatnya pihak tentara tergesa-gesa mengeluarkan pernyataan pada hari pertama, karena mereka takut akan radikalisasi gerakan ini seperti yang terjadi saat massa menjatuhkan Mubarak.

Kaum pekerja ikut ambil bagian karena selama dua setengah tahun belakangan ini tuntutan-tuntutan mereka telah sepenuhnya diabaikan. Tuntutan-tuntutan ini diajukan sudah lama sebelum revolusi, dan kaum pekerja memiliki angan-angan bahwa tuntutan ini akan dipenuhi setelah jatuhnya Mubarak, namun hal ini tidak terjadi. Sebaliknya malah muncul peningkatan penindasan terhadap aktivis serikat buruh, hukum mengenai kebebasan berserikat tidak ditegakkan, sementara hukum dan peraturan yang mengkriminalisasikan demonstrasi dan aksi mogok kerja malah disahkan. Para pekerja dijebloskan ke penjara, pemogokannya dibubarkan dengan kekerasan, mereka dipecat dan menjadi korban berbagai praktek tindakan penindasan lainnya.

Rezim Morsi dan Dewan Militer mempraktekkan kebijakan-kebijakan yang sama menindasnya terhadap kaum pekerja dan aktivis serikat buruh. Saya pikir gerakan kerakyatan masih kekurangan pengorganisiran dan suara politik. Situasi ini telah mengakibatkan kaum sayap Kanan, yang diwakili oleh tentara, polisi, dan sisa-sisa rezim lama, bahkan termasuk kaum liberal, untuk menunggangi gerakan massa. Saya yakin bahwa serikat buruh dan serikat pekerja harus semakin memperkuat jaringan mereka sembari menyerukan suara para pekerja dan tuntutan-tuntutannya.

*diterjemahkan dari “Egypt: “Workers need a political voice” – interview with Fatma Ramadan” sebagaimana dimuat dalam Mena Solidarity Network pada 10 Juli 2013. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dimuat dalam Bumi Rakyat pada 11 Juli 2013. Bumi Rakyat tidak memiliki hubungan sama sekali baik dengan Mena Solidarity Network maupun dengan Fatma Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: