Hentikan Liberalisasi Perdagangan!

Aliansi Rakyat Indonesia - Sumatera Utara - Hentikan Liberalisasi Perdagangan

Aliansi Rakyat Indonesia – Komite Sumatera Utara: Hentikan Liberalisasi Perdagangan dan Junjung Tinggi Kedaulatan

Medan, Sumatera Utara, 3 Juni 2013, sebanyak 18 organisasi massa dan organisasi masyarakat sipil di Sumatera Utara, bersama dengan kaum akademisi progresif berkumpul di Wisma LPPM Universitas Sumatera Utara. Mereka merespon agenda internasional yang akan diadakan pemerintah Indonesia tahun ini yaitu KTT APEC (Asia-Pacific Economic Forum) dan Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-9. Respon ini diadakan dalam bentuk penyelenggaraan forum publik serta deklarasi Aliansi Rakyat Indonesia Komite Sumatera Utara yang diorganisir oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia di Sumatera Utara (Walhi Sumut) serta Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS).

Forum publik ini dihadiri juga oleh Yati Simanjuntak dari KPPSM, Ahmad Syah dari Gabungan Serikat Buruh Independen Sumatera Utara (GSBI), Rahmad Panjaitan dari PEMA USU, Ari dari BPPRI, dan Oding Affandi akademisi progresif dari Universitas Sumetera Utara, serta Rudi HB Daman anggota Komite Koordinasi Nasional Aliansi Rakyat Indonesia.

Dalam forum ini para pembicara menyampaikan pernyataan umum bahwa WTO tidak memberikan keuntungan apapun bagi rakyat dan malah mengeksploitasi rakyat negara dunia ketiga demi memulihkan krisis kapitalisme monopoli internasional. Yati Simanjuntak dari KSPPM mengatakan, “Skema WTO dalam sektor pertanian mengakibatkan penyingkiran dan penindasan terhadap kaum perempuan serta menghancurkan kaum tani dan meminggirkan masyarakat adat. Peraturan-peraturan yang dibuat pemerintah Indonesia seperti UU no. 12 tentang pangan, tidak hanya menyerang kaum tani namun juga tidak menganggap peran perempuan dalam pertanian.”

Rahmad Panjaitan dari Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (PEMA USU) menyatakan, “Kami sadar bahwa pendidikan di Indonesia terancam oleh skema liberalisasi yang dampak terburuknya adalah hak-hak rakyat terhadap pendidikan semakin dibatasi oleh Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU PT) yang mengakibatkan biaya pendidikan melambung tinggi, dengan adanya peraturan ini saja akses pendidikan di Sumatera Utara sudah berkurang 30% karena mayoritas rakyat Sumatera Utara adalah kaum tani.”

Dari sektor pekerja, Ahmad Syah (GSBI Sumatera Utara) mengatakan bahwa kebijakan labor market flexibility (fleksibilitas pasar tenaga kerja) merupakan salah satu komponen liberalisasi perdagangan yang diterapkan pemerintah dalam wujud outsourcing dan sistem kerja kontrak. Kebijakan ini diterapkan agar pasar tenaga kerja Indonesia semakin fleksibel menuju liberalisasi perdagangan.

“Di Sumatera Utara, investigasi kami menemukan bahwa jumlah pekerja yang dioutsourcing dan bekerja di bawah sistem kerja kontrak meningkat sebesar 5% per tahun. Peningkatan ini sejalan dengan praktek pemberangusan serikat buruh (union busting).”

Sementara itu Oding Affandi dari Universitas Sumatera Utara menjelaskan bahwa perdagangan dan pasar bebas merupakan alat yang digunakan oleh negara-negara maju demi kepentingan mereka sendiri. Selain itu pasar dan perdagangan bebas ditujukan untuk mematahkan proteksi-proteksi negara yang mana tindakan-tindakan ini telah mengancam kedaulatan suatu negeri. “Suatu kemampuan untuk berkompetisi tengah dilemahkan dan potensi ekonomi dialihkan ke negara-negara maju serta mengakibatkan penghinaan terhadap kebanggan nasional. Dengan demikian perdagangan dan pasar bebas hanya mengakibatkan situasi tidak adil. Ini semua dilaksanakan untuk mewujudkan agenda tersembunyi Amerika Serikat (AS) yang berkedok di balik perdagangan dan pasar bebas.”

Forum ini diakhiri dengan kesimpulan akan adanya tugas mendesak bagi organisasi-organisasi massa dan organisasi-organisasi masyarakat sipil untuk bersatu dan berinisiatif untuk merespon pertemuan-pertemuan APEC dan WTO. Termasuk secara konsisten mengampanyekan perlawanan melawan kapitalisme monopoli internasional yang dijaga oleh rezim pemerintahan boneka.

Dengan kesimpulan demikian, semua organisasi massa dan organisasi masyarakat sipil yang menghadiri forum tersebut berkomitmen untuk berkonsolidasi dalam Aliansi Rakyat Indonesia sebagai aliansi luas untuk mengampanyekan Kedaulatan dan Perdagangan yang Mengabdi pada Rakyat. Aliansi Rakyat Indonesia Komite Sumatera Utara dengan ini resmi dideklarasikan dan didirikan. Walhi Sumatera Utara akan menjadi sekretariatnya dan Ranto Sibarani serta Kotib sebagai koordinatonya.

Aliansi Rakyat Indonesia Komite Sumatera Utara kini akan menggerakkan para anggotanya untuk merespon KTT APEC di Medan. Anggota Aliansi Rakyat Indonesia Komite Sumatera Utara antara lain:

  1. Pusaka Indonesia
  2. Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Medan
  3. Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) Sumatera Utara
  4. AGRA (Aliansi Gerakan Reforma Agraria)
  5. LPPM USU (Lembaga Pengabdian Pada Masyarakay Univesitas Sumatera Utara)
  6. RAPALA INDONESIA
  7. GSBI (Gabungan Serikat Buruh Independen) Sumatera Utara
  8. ELSAKA (Lembaga Studi dan Advokasi Kebijakan)
  9. SPKS (Serikat PetanI Kelapa Sawit)
  10. KOTIB ( Koalisi untuk Transparansi Bantuan Bencana)
  11. BITRA Indonesia (Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia)
  12. PKPA (Pelatihan Khusus Pendidikan Advokat)
  13. KSPPM (Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat)
  14. PEMA USU (Pemerintahan Mahasiswa Sumatera Utara)
  15. Serikat Petani Indonesia-SUMUT
  16. BAKUMSU (Perhimpunan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat Sumatera Utara)
  17. WALHI SUMUT (Wahana Lingkungan Hidup – Sumatera Utara)
  18. KDAS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: