Larangan Mogok Kerja oleh Menteri Kesehatan Memicu Kemarahan Dokter Mesir

Larangan Mogok Kerja oleh Menteri Kesehatan Picu Kemarahan Dokter Mesir

Larangan Mogok Kerja oleh Menteri Kesehatan Memicu Kemarahan Dokter Mesir

Maha Rabat, Menteri Kesehatan Mesir, mengeluarkan larangan mogok kerja di semua rumah sakit umum pada Senin 5 Agustus 2013. Memorandum yang dikeluarkan oleh kantor Menteri melarang aksi apapun yang berujung pada mogok kerja di rumah sakit baik mogok kerja penuh maupun sebagian. Selain itu memorandum ini disertai instruksi untuk mengambil tindakan-tindakan legal terhadap siapapun yang menyerukan aksi demikian.

Dr. Ihab Taher, sekretaris jenderal Sindikat Dokter di Mesir mengkritik keputusan sang menteri. “Kami mengharapkan pemerintahan yang baru untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sektor kesehatan di Mesir dan bukannya mencoba melarang para dokter untuk menuntut hak-haknya,” kata Taher kepada situs Ahram versi bahasa Arab. Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut tidak akan menghentikan para dokter untuk merebut kembali hak-haknya melalui cara-cara legal.

“Keputusan pertama menteri yang baru sebenarnya menindas kebebasan di sektor kesehatan. Keputusan demikian berhadapan dengan kemarahan para dokter karena ia berdalih keputusan itu dibuat untuk melindungi orang sakit namun nyatanya dia tidak mengambil keputusan apa-apa untuk meningkatkan perawatan kesehatan orang sakit,” kata Dr. Amir El-Shura, anggota kelompok penekan “Dokter Tanpa Hak”.

“Kalau dia benar-benar peduli terhadap orang sakit maka dia harus meningkatkan anggaran kesehatan dan menyediakan perawatan kesehatan, obat-obatan, dan suplai peralatan medis secara gratis. Termasuk meningkatkan pelamar kerja di bidang medis dan kesehatan.”, kata El-Shura.

Sejak Oktober hingga Desember 2012, dokter-dokter Mesir menggelar pemogokan massa nasional di rumah sakit-rumah sakit umum. Mereka menuntut kondisi kerja yang lebih baik bagi para dokter dan menuntut peningkatan anggaran kesehatan dari negara.

*diterjemahkan dari tulisan “Egyptian doctors angry as health minister ‘bans’ strikes” sebagaimana dimuat Ahram Online. Diterjemahkan dan dipublikasikan kembali dalam bahasa Indonesia melalui Bumi Rakyat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: