Mesir – Seruan Solidaritas Menyikapi Penangkapan Pekerja Baja yang Ditangkap oleh Militer

Mesir - Seruan Solidaritas Menyikapi Penangkapan Pekerja Baja yang Ditangkap oleh Militer

Kami menolak serangan militer terhadap para pekerja Baja Suez dan menuntut pembebasan mereka secepatnya

Hampir sebulan setengah telah berlalu semenjak jatuhnya Muhammad Morsi dan Ikhwanul Muslimin (IM) dari kekuasaan berkat aksi massa yang menyadari tidak ada perbedaan antara kebijakan IM dan kebijakan Mubarak. Keduanya menentang massa dan tuntutannya atas roti, kebebasan, dan keadilan sosial. Terlepas jatuhnya Mubarak, Tantawi, dan Morsi dalam gelombang-gelombang revolusioner yang sukses sejak 25 Januari dan selesai pada 30 Juni 2013, Menteri Hazem Beblawi belum belajar dari pelajaran mereka. Alih-alih mereka malah mengalihkan massa dan mengobarkan “perang melawan terorisme” suatu dalih untuk menjatuhkan tuntutan-tuntutan keadilan sosial selama periode transisional.

Para pekerja yang melakukan aksi mogok telah berada di garis depan perjuangan massa semenjak pemogokan di Mahalla pada 2006. merekalah yang menggulingkan Mubarak, kemudian Tantawi dan Morsi yang menyaksikan selama periode jabatan mereka akan adanya pemogokan pekerja terbesar yang menuntut hak-hak mereka. Namun pemerintahan baru Mansour dan Beblawi menghadapi para pekerja yang mogok dengan kebijakan yang sama represifnya, bahkan kini juga menahan dua orang pimpinan dari pekerja Baja Suez yang mogok (Amr Yusif dan Abd-Al Ra’uf, dimana polisi dibantu angkatan bersenjata mengepung pabrik).

Asal-muasal perseteruan ini berujung pada penandatanganan kesepakatan kolektif antara perusahaan dengan tenaga kerja pada Februari 2012, di tengah kebangkitan protes pekerja. Kesepakatan ini mencakup penyedian dana untuk membayar para pekerja dengan bonus bagi hasil dan persetujuan untuk struktur upah yang mencakup bonus dan perawatan kesehatan. Perseteruannya muncul pada penerapan jumlah penyediaan dana dalam kesepakatan, serta terutama mengenai bonus bagi hasil, karena majikan mengklaim bahwa perusahaan tengah merugi dan dia berhutang pada sejumlah bank. Saat para pekerja menayakan mengenai pembayaran bonus pada salah satu sahur di bulan Ramadan, sang majikan terus mengulang omongannya mengenai kerugiannya. Merespon hal ini, para pekerja menyajikan fakta bahwa perusahaan sudah meningkatkan jumlah pabrik hingga empat unit dan juga menyumbangkan tiga juta pound Mesir untuk membayar hutang nasional Mesir.

Para pekerja sangat kaget ketika hari berikutnya, 12 rekan mereka telah dipecat. Setelah itu diskusi dan negosiasi menempuh bentuk lain dan para pekerja mengajukan tuntutan penuh mereka namun pihak manajemen menolak menjawab semua tuntutan tersebut dan mengatakan bahwa para pekerja harus kembali kerja terlebih dahulu baru perundingan bisa dimulai. Para pekerja menolak dan meneruskan pemogokan mereka hingga hari kedua dimana para polisi menahan dua pekerja dan militer mengepung pabrik.

Kebangkitan terkini dalam pemogokan pekerja menunjukkan bahwa revolusi Mesir belumlah usai, dan bahwa perjuangan kelas pekerja akan terus berlanjut sampai semua tuntutan revolusi dipenuhi. Organisasi-organisasi yang menandatangani pernyataan sikap ini menyatakan dukungan mereka terhadap semua pekerja yang melancarkan aksi mogok dan penjunjungtinggian tuntutan-tuntutan sah dari para pekerja. Kami menghimbau pada organisasi-organisasi pekerja, kelompok-kelompok politik, dan para pimpinan serikat buruh di tempat-tempat kerja lain untuk menunjukkan solidaritas dengan kawan-kawan mereka di Baja Suez serta melawan serangan-serangan rezim terhadap para pekerja, yang besok akan bergerak ke 10 Ramadan, ALexandria, dan Port Sa’id.

Kami juga mengecam penyerbuan terhadap para pekerja yang melakukan aksi pendudukan pabrik dan penangkapan para pekerja yang terlibat aksi mogok serta menuntut kepada Menteri Perburuhan, Kamal Abu Aita, untuk secepatnya mengatasi situasi ini. Kami menuntut pembebasan secepatnya atas para pekerja yang ditangkap serta kami menuntut penarikmunduran militer dari pabrik dan agar tuntutan-tuntutan pekerja dipenuhi.

Penanda Tangan:

  • Sosialis Revolusioner
  • Pusat Hukum Hisham Mubarak
  • Kampanye Tuntutan Para Pekerja
  • Pekerja Layanan Maritim Platinum (Pelabuhan Laut Merah)
  • Serikat Independen Pekerja Transportasi Publik
  • Serikat Independen Pekerja Bandar Udara Kairo
  • Liga Pekerja Tekstil
  • Liga Pekerja Mahalla
  • Pusat Hak Sosial dan Ekonomi Mesir
  • Pusat Khamsin
  • Liga Nelayan Suez

Apa yang bisa kita lakukan:

Kirimkan pesan kecaman kepada Jenderal Abd-Al-Fattah Al-Sisi, Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir, menuntut pembebasan secepatnya terhadap dua pekerja yang ditahan. Surat elektronik (surel atau E-Mail) Al-Sisi adalah mod@afmic.gov.eg , sertakan salinannya ke Kamal Abu Aita, Menteri Perburuhan Mesir di minoffice@mome.gov.eg , dan Duta Besar Mesir di Indonesia egypt@indosat.net.id.

Kirimkan pesan solidaritas terhadap para pekerja Baja Suez melalui menasolidarity@gmail.com atau melalui halaman facebook kami.

*diterjemahkan dari “Egypt: Appeal for solidarity after steel workers arrested by army” sebagaimana dimuat dalam Mena Solidarity Network pada 12 Agustus 2013. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dipublikasikan di Bumi Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: