Apa yang Kupikirkan Saat Aku Tidak Memikirkan Perjuangan

Apa yang Kupikirkan Saat Aku tidak Memikirkan Perjuangan

Apakah kau ingat aku?
Kita bertemu di pendidikan di kota Batu.
Mungkin kau lupa namaku tapi pasti kau ingat wajahku.
“Pipi tirus dan badan kurus bagaimana bisa aku lupa.”
“Kau tak pernah acungkan tangan tapi jemarimu terus bergerak menuntun pena hingga pertengahan catatan.”
“Berapa bulan berlalu? Rambutmu masih tipis kecoklatan.”
“Coklat seperti karat karena kurang makan.”
“Beginilah beberapa orang menampakkan kesan senasib dan seperjuangan.”
Mungkin begitu kata-kata yang akan keluar dari mulutmu.
Oh, ya. Aku ingat melihatmu pulang dari suatu misa.
Lucu. Keningmu selalu berkerut saat memikirkan sesuatu.
Aku ingin menyapamu tapi kamu tak mendengarku.
Bohong, ah. Sebenarnya aku malu. Bibirku terkatup kaku.
Dan kau pun pergi. Sepertinya sudah tidak lagi disini.
Saat malam tiba aku hanya bisa membayangkan percakapan yang mungkin terjadi.
Tentu lebih asyik daripada Sofjan Wanadi di RCTI.
Tapi bagaimana rasanya waktu berlalu?
Seperti membalik halaman, engkau bilang.
Kehidupan terus berjalan.
Ganti pabrik ganti kos-kosan.
Ganti pacar, ganti bahan omongan.
Tapi kau tak pernah salah satunya.
Tiba-tiba aku teringat balekambang.
Tentang ombak dan pasir. Tentang karang dan kerang.
Tentang laut dan langit yang seakan jadi satu di seberang.
Bekas mahasiswi brawijaya nyanyi lagu di sebelahku.
Aku tak paham bahasa Inggris tapi suaranya merdu.
Dia bilang judulnya “Xanadu”.
Mendadak gledek menyambar memekakkan telinga.
Lamunan buyar dan nostalgia sirna.
Aku lari ke loteng ambil semua cucian yang belum kering semua.
Disusul dua tiga penghuni kos-kosan lainnya.
Dan satu ekor kucing loreng menyelinap masuk.
Berpacu dengan awan
dengan langit
dengan hujan
dan ingatan

Aku ambil hp seken dari atas tumpukan fotocopyan
Sisa pulsa dua ribu masih cukup untuk internetan
Tapi akun FBmu masih kau hapus dan akun lainmu tak pernah kutemukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: