Bendera dan Kebangsaan yang Ditindas

Bendera dan Kebangsaan yang Ditindas

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Hitam, kuning, dan merah, berkibar tegak lurus dengan langit. Hitam melambangkan rakyat Aborigin di Australia. Bulatan kuning melambangkan matahari, sang pemberi kehidupan dan pelindung. Merah melambangkan bumi merah, ochre merah, dan hubungan spiritual terhadap bumi. Inilah panji kaum pribumi Australia. Inilah bendera kaum Aborigin. Tanpa union jack, tanpa bintang-bintang persemakmuran, tanpa lambang-lambang tirani yang mengangkangi manusia dan menindas rakyat di seluruh belahan dunia. Didesain pertama kali pada Peringatan Hari Aborijin Nasional oleh Harold Thomas yang merupakan keturunan suku Luritja/Wompei, bendera ini kemudian dikibarkan pertama kali dalam Kemah Kedutaan Aborigin, suatu aksi pendudukan yang dilakukan tepat di depan Gedung Parlemen lama di Canberra pada tahun 1972.

Menjelang 26 Februari Bendera aborigin semakin sering berkibar dalam berbagai aksi demonstrasi. Semakin kita mendekat ke tanggal 26 Januari, semakin kita diingatkan bahwa Imperialisme masih berdiri tegap di muka bumi khususnya di selatan di Australia, karena 26 Januari adalah peringatan hari Australia yang tidak lebih dari peringatan hari penjajahan dan hari invasi terhadap kaum aborigin. Bagi kaum aborigin, kaum Marxis, dan kaum progresif di Australia, tak ada alasan untuk merayakan 26 Januari. Karena pada 26 Januari 1788, merupakan hari perampasan tanah, perusakan budaya, dan penghancuran kehidupan rakyat Aborigin, serta hari dimana dimulainya penjajahan oleh kolonialisme Inggris yang dipimpin oleh James Cook. Penindasan terhadap kebangsaan yang berlangsung hingga sekarang. Panji aborigin karenanya merupakan panji perjuangan melawan Imperialisme dan rasisme. Hingga kini, berkibarnya bendera ini tidak hanya menandai bahwa suatu kebangsaan masih ditindas namun juga menandai suatu perjuangan masih belum padam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: