Spartakiad – Alternatif Bolshevik terhadap Olimpiade

Spartakiad - Alternatif Boslhevik terhadap Olimpiade

Dengan upacara-upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi, Rusia, ada baiknya merefleksi terhadap alternatif yang lama terlupakan dari Soviet terhadap Olimpiade: Spartakiade proletarian, didirikan pada 1924 sebagai suatu tantangan bagi hegemoni Olimpiade borjuis. Penting untuk mengingat bahwa pertandingan-pertandingan Olimpiade modern merupakan fenomena yang relatif baru. Gagasan menggelar acara olahraga internasional di sepanjang garis ini baru dimunculkan pada 1894 dan Pertandingan-pertandingan inagural baru digelar dua tahun kemudian. “Kultur fisik,” Fiskultura di Jerman dan Физкультура di Rusia merupakan ideologi yang dianut sepanjang spektrum politik akhir abad 19 dan awal abad 20, sebagai bagian dari kultus atas tubuh yang populer yang menekankan kebugaran sebagai bagian pendidikan yang baik (beriringan dengan kecakapan literasi dan matematika dasar). Dari Sosial Demokrasi Eropa arus utama selama 1890an ke “Kristinitas berotot” Amerika di waktu yang relatif sama, gagasan tersebut menuai banyak dukungan.

Setelah meletusnya konflik antar kekuasaan besar Eropa pada tahun 1914, hari-hari awal yang saat itu dikenal sebagai Perang Besar, membuat ditundanya pertandingan-pertandiangan Olimpiade. Meskipun Internasional Kedua (didirikan pada tahun 1889) melakukan kapitulasi ke semangat antagonisme patriotis di tahun yang sama kebangkitan di Rusia menyebabkan ambruknya Tsarisme pada Februari 1917 dan perebutan kekuasaan revolusioner di bawah pimpinan Boslhevik beberapa bulan kemudian. Para pimpinannya kemudian mendeklarasikan pembentukan Internasional Ketiga atau Komunis Internasional—Komintern. Seseorang bisa memandang bahwa pendirian yang diambil oleh Komintern selama awal 1920an terhadap kompetisi-kompetisi olahraga internasional seperti Olimpiade sebagai suatu hal yang paralel dengan hubungannya terhadap institusi borjuis legal dan politik pada saat yang bersamaan. Dengan mendirikan Spartakiade sebagai suatu rival atau tandingan terhadap Olympiade, kaum Bolshevik berkeinginan untuk menciptakan suatu alternatif proletarian terhadap internasionalisme borjuis.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Secara serupa, Komintern sendiri dipandang sebagai versi proletar dari Liga Bangsa-Bangsa (LBB) yang borjuis, dimana USSR (Federasi Republik Dewan Pekerja Sosialis atau Uni Soviet) tidak termasuk sebagai anggotanya. Meskipun demikian sebenarnya kaum sosialis justru berada di depan para kompetitor kapitalisnya sebab Asosiasi Buruh Internasional (kelak disebut sebagai Internasional Pertama) diorganisir pada 1863 sementara LBB baru dibentuk pada Juni 1919. Keberadaan Spartakiade berlaku sebagai suatu acara olahraga internasional dari tahun 1924 hingga 1937, dan berakhir pada saat yang sama dimana Komintern tidak berguna lagi. Sekali lagi, hal ini mencerminkan pergeseran sikap Soviet terhadap internasionalisme pada umumnya. Di bawah doktrin Stalin yang bernama “Sosialisme di Satu Negeri” atau социализм в одной стране, Spartakiad akhirnya ditujukan ulang sebagai acara-acara nasional antar berbagai Republik Soviet yang semi otonom. Demikian juga halnya saat Uni Soviet menjadi partisipan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah 1947, para olahragawan Soviet mulai berpartisipasi di Olimpiade pada tahun 1952. Hal ini menandai intergrasi efektif USSR dalam status quo pasca perang, serta tidak lagi menjadi ancaman imanen terhadap tatanan sosial borjuis melainkan sekedar kooperan sinis.

Dibawah ini merupakan publikasi ulang Manifesto Olahraga Merah Internasional yang dikeluarkan Komintern pada November 1924. Terjemahan asli tertanggal Mei 1925 ke dalam bahasa Inggris bisa dibaca di dokumen Young Worker. Selain itu juga disertakan beberapa poster, foto, dan seni promosi pertandingan tersebut.

Manifesto Olahraga Merah Internasional

Kepada Olahragawan Kelas Buruh Sedunia!

Kepada Kelas Buruh Laki-Laki dan Perempuan di Kota dan Desa!

Kongres Dunia Ketiga Internasional Olahraga Merah menyampaikan manifesto ini atas nama delegasi-delegasi yang mewakili dua puluh satu negara di Kongres, untuk semua buruh yang tergabung dalam organisasi gimnastik dan olahraga, mengundang mereka semua untuk bergabung dengan asosiasi internasional organisasi-organisasi gimnastik dan olahraga buruh dan tani—Internasional Olahraga Merah.

Borjuasi berusaha sekeras mungkin untuk membuat semua kelas tertindas agar tetap berada di bawah dominasinya. Di tangan-tangan borjuasi, organisasi-organisasi gimnastik dan olahraga diubah menjadi alat-alat militerisme borjuis dan fasisme, dan kafrena itu menjadi kadet-kadet tempur kaum reaksioner yang digunakan untuk melawan negara-negara buruh, serta kaum proletar di seluruh negeri.

Kaum borjuasi sepenuhnya menyadari peran penting organisasi-organisasi gimnastik dan olahraga serta menggunakannya untuk menyesatkan kaum proletar serta menyuntikan ideologi borjuis kepadanya, menjadikannya sebagai pembela aktif kepentingan-kepentingan kpitalis dalam perjuangan kelas sehari-hari (pabrik-perkumpulan olahraga dan klub-klub olahraga dibawah kontrol kapitalis digunakan untuk tindakan pembubaran mogok, bantuan teknis, dan sebagainya), sebagaimana pula di perjuangan-perjuangan politik masa kini dan masa depan (organisasi-organisasi nasional sauvinis menyediakan pelatihan-pelatihan fisik, militer, terhadap milisi-milisi nasional dan kaum muda yang berhasil mereka bentuk melalui tempat-tempat olahraga serta pusat-pusat kebugaran, dan sebagainya).

Dari alat perjuangan kelas borjuasi untuk melawan kaum proletar aka organisasi-organisasi gimnastik dan olahraga proletar harus diubah menjadi faktor penting—untuk proletariat—dalam perjuangan buruh dan tani miskin sedunia untuk mendirikan tatanan sosial proletarian.

Dalam atmosfer perjuangan kelas tidak ada “netralitas” dan “sikap non politis” bagi buruh termasuk terkait gimnastik dan olahraga. Kolaborasi atau perdamaian kelas dengan dan dalam organisasi-organisasi borjuis, khususnya dengan borjuasi, setara tingkatannya dengan suatu pengkhianatan terhadap kepentingan-kepentingan proletarian.

Konflik-konflik ekonomi dan politik yang sulit telah menanti proletariat. Kongres Dunia Ketiga Internasional Olahraga Merah dengan demikian mengeluarkan slogan perjuangan berikut:

Proletarian harus mengorganisir perjuangan kelas juga di lapangan gimnastik dan olahraga serta harus memutus semua hubungan dengan organisasi-organisasi borjuis dan idelogi borjuis.

Suatu front persatuan di gerakan gimnastik dan olahraga yang diusung oleh seluruh proletariat akan menguatkan seluruh front buruh dan tani sehingga akan memungkinkannya meraih kemenangan terhadap dunia kapitalis.

Para pimpinan reformis organisasi olahraga internasional tengah menyabotase front persatuan dan perjuangan buruh melawan borjuisi dengan upayanya untuk menghancurkan organisasi-organisasi gimnastik dan olahraga.

Organisasi internasional olahraga buruh Lucerne bukanlah organisasi perjuangan kelas internasional yang sejati.

Para pimpinan Internasional Olahraga Lucerne menampik undangan yang dikirim oleh Internasional Olahraga Merah ke Olimpiad Buruh Pertama di Frankfurt-am-Main. Mereka menolak undangan organisasi-organisasi olahraga gimnasti buruh revolusioner meskipun mayoritas anggotanya ingin menerima undangan tersebut. Sebagaimana yang terjadi di 1920, di Lucerne, mereka sekali lagi menolak masuk dan menjalin hubungan dengan organisasi-organisasi olahraga proletarian Soviet Rusia. Para pimpinan Lucerne telah memutuskan negosiasi-negosiasi menyangkut kerja persiapan untuk Olimpiade dunia proletarian.

Mereka telah menolak masuk negosiasi menyangkut penggabungan dua internasional dengan bersikeras bahwa penggabungan harus SEPENUHNYA dilakukan dengan mengadopsi program Lucerne yang sudah terdiskreditkan, tanpa negosiasi awal dan tanpa konsultasi dengan para anggotanya sama sekali.

Mereka bersikeras untuk mencegah olimpiade dunia buruh sejati yang kemudian akan memilitankan diri melawan upaya mereka untuk berkolaborasi dengan borjuasi.

Buruh laki-laki dan perempuan sedunia, jangan mau dipermainkan oleh tangan-tangan para agen provokator ini. CEGAH SEMUA PERPECAHAN DI ORGANISASI-ORGANISASI KALIAN; para pimpinan Lucerne bertujuan untuk merobohkannya untuk menyingkirkan para anggota revolusioner proletarian yang baik.

Mesin para pimpinan pengkhianat ini harus dikalahkan dengan tekad semua olahragawan kelas buruh untuk mempertahankan front persatuan.

Kaum gimnastik dan olahragawan kelas buruh! Internasional Olahraga Merah dan Kongres Ketiganya menyampaikan:

Tingkatkan suara-suara kalian dalam protes penuh tenaga melawan sabotase terhadap front persatuan!

Tidak ada Olimpiade sejati tanpa Internasional Olahraga Merah!

Kongres Dunia Ketiga Internasional Olahraga Merah dihadiri para perwakilan dari seluruh bagian dunia. Pihak yang kentara absennya di Kongres Dunia kita hanyalah para perwakilan Timur dan rakyat dari daerah terjajah yang kehadirannya secara signifikan akan memperluas front perjuangan kita. Berjuta-juta rakyat timur dan daerah terjajah sudah berada di tengah-tengah perjuangan kesetaraan dan bagi mereka organisasi gerakan olahraga dan gimnastik, yang akan mendukung perjuangan mereka merupakan faktor penting.

Internasional Olahraga Merah menyambut rakyat Timur dan daerah terjajah yang berjuang untuk merdeka dari imperialisme. Selain itu Kongres Ketiga juga mendorong pengorganisasian dan konsolidasi gerakan olahraga dan gimnastik revolusioner di negara-negara tersebut.

Internasional Olahraga Merah adalah satu-satunya organisasi dunia yang sejati bagi proletar olahraga dan gimnastik.

Sportintern Merah menarik perhatian massa dari penipuan yang dilakukan oleh para birokrat Lucerne serta mendorong semua proletar untuk lebih bersemangat dalam perjuangan mereka untuk suatu aksi bersatu.

Keputusan Vienna dari enam pimpinan Lucerne harus diganti. Dari sini kita bisa membuka jalan bagi suatu organisasi proletarian internasional yang sejati,

Buruh laki-laki dan perempuan, kaum gimnastik dan olahragawan proletar: dalam peristiwa dimana para pimpinan Lucerne menampik tuntutan kalian dan menolak mengorganisir suatu Olimpiade Dunia Buruh yang sejati, kalian harus melakukan upaya yang paling keras untuk mengorganisir suatu Olimpiade Dunia Merah. Olimpiade Dunia proletarian Merah ini akan mencanangkan persatuan kaum gimnastik dan olahragawan proletarian yang menentang borjuasi.

Internasional Olahraga Merah dengan ini mengundang semua organisasi gimnastik dan olahraga di seluruh dunia, termasuk semua organisasi proletar lainnya untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Dunia Merah—Spartakiade Dunia Merah.

Spartakiade Merah akan mencanangkan solidaritas proletariat internasional yang perlawanannya berhadap-hadapan dengan kaum borjuasi.

Ia akan menyusun fase baru dalam epos besar gerakan proletar di lapangan kultur fisik, tidak hanya di Eropa dan Amerika, namun juga di antara rakyat Timur dan daerah-daerah terjajah.

HIDUP PERJUANGAN MELAWAN ORGANISASI-ORGANISASI GIMNASTIK DAN OLAHRAGA BORJUIS! LAWAN MILITERISME DAN FASISME BORJUIS!

HIDUP KULTUR FISIK SEBAGAI ALAT PERJUANGAN KELAS!

HIDUP OLAHRAGA PROLETARIAN SEHAT!

TEPUK TANGAN UNTUK PERSATUAN GERAKAN OLAHRAGA DAN GIMNASTIK PROLETARIAN INTERNASIONAL!

TEPUK TANGAN UNTUK SOLIDARITAS INTERNASIONAL DAN AKSI BERSATU DENGAN GERAKAN BURUH REVOLUSIONER UNTUK KEMERDEKAAN KELAS BURUH DARI BELENGGU KAPITALIS!

TEPUK TANGAN UNTUK INTERNASIONAL OLAHRAGA MERAH!

 

atas nama Kongres Dunia Ketiga Sportintern Merah, Presidium E.C. dari Y.C.T.,

November, 1924*

*diterjemahkan dari “Spartakiade: A Bolshevik alternative to the Olympics” sebagaimana yang ditulis Ross Wolfe pada “The Charnel House” thecharnelhouse.org. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dipublikasikan ulang via Bumi Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: