AGRA: Tindakan Kekerasan Oknum PERHUTANI terhadap Petani Menciderai Kemanusiaan dan HAM

AGRA - Tindakan Kekerasan Oknum Perhutani terhadap Petani Mencederai Kemanusiaan dan HAM

Peristiwa ini bermula dengan adanya rencana PERHUTANI yang melarang penanaman tanaman semusim di desa Sigedang (kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo, Jawa tengah) dan memberikan peringatan agar tanaman segera dibabati sesuai dengan surat peringatan tertanggal tanggal 22 Februari 2014 dari kepala RPH Sigedang dengan batas waktu sampai dengan tanggal 25 Februari 2014. Namun sehari setelah surat peringatan tersebut dikeluarkan muncul tindakan kekerasan kepada salah seorang petani yang juga anggota AGRA. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 23 Februari 2014, pukul 11.00 WIB saat anggota AGRA Cabang Wonosobo yang bernama Sucipto Mangkudiharjo sedang berada di lahan untuk melakukan aktivitas pertanian demi mencukupi kebutuhan dirinya, keluarganya, dan kebutuhan sosial ekonominya.

Ketiadaan lahan mengakibatkan Sucipto sebagai petani melakukan pengelolaan lahan hutan di lahan yang dianggap sebagai lahan PERHUTANI. Pada saat sedang berada di lahan, anggota kami tersebut didatangi oknum PERHUTANI yang terdiri dari Mantri (Ngari), Mandor (Supri & Suradi), dan beberapa polisi hutan. Kemudian Sucipto disergap, lehernya dibekapm dan tangannya diborgol. Karena dikelilingi oleh beberapa polisi hutan, Sucipto tidak mampu melakukan apa-apa. Akibatnya pergelangan tangan Sucipto mengalami luka ringan akibat tindakan pemborgolan paksa oleh polisi hutan. Seketika setelah tidak mampu melakukan perlawanan, pihak PERHUTANI mengungkapkan agar Sucipto berhenti dari aktivitas pertanian dan menyuruh mencabuti tanaman-tanaman milik petani lainnya. Namun keinginan dari pihak PERHUTANI tersebut ditolak oleh Sucipto kemudian tindakan yang dilakukan oleh pihak PERHUTANI menendang bagian kaki Sucipto. Selanjutnya pihak PERHUTANI menegaskan kembali apabila tidak menuruti keinginannya, pihak PERHUTANI mengancam akan menembak Sucipto. Selain itu, pihak PERHUTANI menuduh Sucipto sebagai provokator.

Peristiwa ini disaksikan oleh beberapa orang yaitu Derun, Amin, Wahyudin, Mat, Koimah, termasuk istrinya Sucipto yang pada waktu itu sangat ketakutan dan terus menerus memohon agar Sucipto dilepaskan.
Tindakan kekerasan tersebut menurut kami sangat kelewat batas dan telah melecehkan penghormatan terhadap kemanusiaan dan hak asasi manusia. Atas dasar apa polisi hutan melakukan tindakan kekerasan terhadap rakyat yang sedang bekerja mengelola lahan hutan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Kami selaku organisasi tani AGRA dengan ini menyampaikan kecaman dan protes keras terhadap tindakan oknum PERHUTANI yang telah menciderai kemanusiaan dan hak asasi manusia serta kami berharap bahwa tindakan kekerasan terhadap petani baik itu yang menjadi anggota tani AGRA maupun petani lainnya yang selama ini menggantungkan hidupnya dari pengelolaan lahan hutan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya tidak terjadi lagi di kemudian hari.

*disadur dari akun Facebook AGRA Wonosobo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: