Komentar Kritis atas Deklarasi Anti-Perang di Minsk

Komentar Kritis atas Deklarasi Anti-Perang di Minsk

Tepat pada 7 Juni dan 8 Juni 2014, kelompok-kelompok kiri dan Marxis dari Belarus, Rusia, dan Ukrainia berpartisipasi dalam suatu konferensi anti perang di dekat Minsk. Konferensi tersebut menghasilkan pernyataan berjudul “Hentikan Perang di Ukraina” yang ditandatangani para partisipan. Berikut kami terbitkan naskah pidato oleh Artem Kirpìchenok, dari IMT seksi Rusia, beserta laporannya mengenai konferensi. Semenjak dipublikasikan, pernyataan tersebut telah menuai banyak kritik dari berbagai sudut pandang berbeda. Kami publikasikan berikut kritik yang diutarakan oleh kamerad-kamerad dari Serikat Borotba (Perjuangan) di Ukraina, untuk informasi, dan komentar-komentar kritis Artem sendiri.

Penandatanganan deklarasi Minsk merupakan suatu langkah penting dalam formulasi posisi kelompok-kelompok komunis dan Marxis terkait konflik Ukraina. Hal ini diilustrasikan oleh diskusi internasional yang sangat hidup menyusul penetapan dokumen, serta sejumlah pernyataan bermuatan serupa yang dipublikasikan oleh kelompok-kelompok komunis, anarkis, dan sosial-demokratik, di pekan lalu.

Bagaimanapun, saat bicara tentang deklarasi Minsk, kita harus camkan dalam pikiran bahwa ini merupakan dokumen yang ditetapkan secara tergesa-gesa dan sebagai suatu hasil dari kompromi politik. Konferensi dimana dokumen tersebut dihasilkan, kehabisan waktu dan tidak dapat mendiskusikan tindakan-tindakan konkret terkait persoalan Ukraina, bahkan meskipun hal itu telah diagendakan. Posisi berbagai kelompok, termasuk kaum liberal dan pasifis, yang ingin menggunakan deklarasi Minsk untuk membangun koalisi luas anti-perang, ikut dipertimbangkan saat naskah tersebut tengah disiapkan. Sebagai tambahan, even tersebut mewadahi organisasi-organisasi dengan delegasi-delegasinya yang memandang Kiev Maidan sebagai sesuatu yang awalnya merupakan “gerakan demokratik dan anti-otoritarian” serta menekankan peran imperialisme Rusia, dan mendasarkan diri pada prinsip bahwa “musuh utama kaum proletar ada di dalam negeri”. Pengaruh gagasan-gagasan mereka juga tercermin dalam dokumen.

Untuk alasan ini, kami menganggap perlu untuk mengklarifikasi poin-poin menyangkut deklarasi Minsk.

Bagian terberat dari tanggungjawab atas perang dan malapetaka kemanusiaan di Ukraina pada pokoknya terletak di pundak pemerintahan Kiev saat ini, yang meraih kekuasaan pada musim semi tahun ini dengan menaiki gelombang gerakan massa kanan jauh (“Euromaidan”). Rezim Poroshenko merepresentasikan kepentingan-kepentingan borjuasi besar Ukraina serta perusahaan-perusahaan multinasional. Ia menemukan basis massanya pada kaum borjuasi kecil di Ukraina tengah dan barat, di lapisan-lapisan masyarakat yang terlumpenkan, serta di kalangan mahasiswa-mahasiswa reaksioner. Gang militan Neo-Nazi dan kelompok-kelompok tentara bayaran yang disewa oligarki merupakan instrumen di tangan para pejabat Ukraina saat ini. Semua poin terkait kelas dan struktur-struktur sosial rezim baru Ukraina ini seharusnya juga dikemukakan di dokumen Minsk.

Selanjutnya kami juga mencatat bahwa rezim Maidan-Porosenko mendeklarasikan perang terhadap komunis dan gerakan buruh Ukraina. Hal ini tercermin dalam kebijakan-kebijakan yang diarahkan pada pelarangan Partai Komunis Ukraina, penyerangan-penyerangan terhadap para aktivis “Borotba”, dan kontrol ketat terhadap kelompok-kelompok “anarkis” yang aktivitasnya dibolehkan secara ketat dalam batasan-batasan diskursus nasionalis yang dominan. Rezim Maidan menerima hukum-hukum yang didiktekan oleh IMF yang diarahkan untuk deindustrialisasi Ukraina dan mentransfer beban finansial negeri yang bangkrut secara de-facto ke pundak rakyat jelata Ukraina.

Tidak perlu diragukan lagi bahwa bagi kaum kiri dan komunis Ukraina, rezim saat inilah musuh utamanya, dan semua aktivitas kaum komunis yang jujur harus diarahkan untuk menggulingkannya.

Ini bisa dicapai bukan dengan berpidato pada pemerintah-pemerintah borjuis namun dengan berseru pada kelas buruh Ukraina. Para buruh tambang Donetsk dan Lugansk yang sekarat di bawah bombardir, serta para buruh daerah Pusat dan Barat, yang anak-anaknya tidak pernah menempun pelatihan militer, dikirim sebagai peluru dan tameng ke Timur, mereka ini harus bersatu dan menggulingkan rezim Maidan, yang memandang mereka sebagai, sesuai ekspresi Perdana Menteri Yatsenyuk, “subhuman” atau “setengah manusia”.

Kita setuju dengan kawan-kawan dari “Borotba” mengenai hak menentukan nasib sendiri dari rakyat Ukraina Timur harus ditempatkan sebagai hal pokok di tiap perjanjian perdamaian apapun. Rakyat daerah Donetsk dan Lugansk memperoleh hak yang susah dimenangkan ini melalui perjuangan-perjuangan intensif melawan gang-gang puntitif pemerintahan Kiev. Rezim Poroshenko mengulang kejahatan-kejahatan Yeltsin di Chechnya, menghancurkan seluruh kota dan desa di negeri dengan bom dan roket. Mustahil menuntut rakyat Timur untuk tunduk pada para pejabat Kiev pasca pertumpahan darah ini.

Tindakan-tindakan Rusia juga menuntut analisis-analisis yang lebih mendetail. Kami tidak mengakui pencaplokan atau aneksasi terhadap Crimea, yang hanya memperlemah perlawanan anti-Maidan di Ukraina Timur. Bagaimanapun juga, saat ini kami mencatat bahwa rezim Putin telah mengambil jarak dengan peristiwa-peristiwa di Timur. Kemenangan perlawanan di Donetsk dan Lugansk akan menciptakan teritori-teritori yang akan menimbulkan tegangan terus-menerus dalam hubungan Kremlin dengan Barat, dan secara potensial akan menjadi mangsa empuk oposisi nasionalis dalam Rusia itu sendiri. Rezim Putin secara efektif memberi lampu hijau bagi Kiev untuk menindas perlawanan rakyat.

Saat yang bersamaan imperialisme Eropa dan Amerika secara aktif mendukung petualangan-petualangan militer pemerintah Kiev, termasuk memberikan bantuan finansial, menyuplai pasokan makanan, dan peralatan pada angkatan bersenjata Ukraina, serta melatih kelompok-kelompok militan paramiliter oligarki Ukraina. Media massa korporasi terus memberikan dukungan topangan informasional pada operasi punitif terhadap rakyat Ukraina Timur, dengan cara menghalangi informasi dan menolak pemberitaan mengenai pemberangusan hak-hak demokratis, mengenai pembunuhan massal, dan penghancuran.

Kesimpulannya, kami mencatat bahwa Ukraina telah menjadi front terpenting dalam pertempuran melawan gelombang pasang neoliberalisme dan fasisme. Hasil dari pertempuran ini akan jadi hal terpenting dan paling menentukan bagi seluruh kawasan. Para penguasa borjuis Eropa dan Amerika memainkan permainan berbahaya dengan fasisme Eropa Timur, abai terhadap bahaya bahwa monster piaraan mereka bisa lepas kendali dan kembali dari Timur ke Barat. Kini mereka telah menuai petualangan-petualangan yang mereka tabur di Irak—besok, mungkin mereka harus membayar tindakan-tindakan mereka di Eropa.

Saat yang bersamaan dukungan internasional terhadap kelas buruh Ukraina harus bersatu dan memperkuat angkatan-angkatan komunis dan progresif.

*diterjemahkan dari “Ukraine: Critical comments on the Minsk anti-war declaration” tulisan Artem Kirpìchenok sebagaimana yang dimuat dalam In Defence of Marxism pada Kamis 19 Juni 2014. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dipublikasikan kembali via Bumi Rakyat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: