Dewan Serikat Buruh (Selandia Baru) Dukung Palestina

Dewan Serikat Buruh Selandia Baru Dukung Palestina

Resolusi Dewan Serikat Buruh (Selandia Baru) tentang Palestina
Preambule
Lebih dari 170 partai politik Palestina, serikat buruh, dan organisasi-organisasi lainnya, termasuk Federasi Umum Serikat Buruh Palestina mengeluarkan seruan pada Juli 2005 untuk suatu kampanye global boikot dan divestasi terhadap Israel serupa dengan yang diterapkan terhadap Apartheid Afrika Selatan.
Dewan Serikat Buruh akan Bekerja untuk:
1. Menuntut Pemerintah Israel mundur secepatnya dari daerah-daerah pendudukan dan mematuhi resolusi PBB 242 yang menuntut Israel mundur sesuai perbatasan 1967.
2. Mendukung kampanye internasional boikot, divestasi, dan sanksi terhadap Israel sampai Israel mmenuhi kewajibannya untuk mengakui hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri (self determination) dan sepenuhnya untuk mematuhi pedoman hukum internasional termasuk hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah-rumah dan harta benda mereka sebagaimana yang ditetapkan dalam Resolusi PBB 194.
3. Menyerukan akhiri pengeboman bunuh diri, penyerbuan militer, dan tindakan-tindakan kekerasan lainnya yang merenggut nyawa orang-orang yang tidak berdosa serta menuntut agar tembok Israel Tepi Barat segera diruntuhkan.
4. Mengembangkan kampanye pendidikan mengenai watak pendudukan Israel dan membawa kampanye ini ke seluruh buruh Selandia Baru
5. Menyerukan pemerintah Selandia Baru untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan ke rakyat Palestina yang menderita dampak akibat konflik yang tengah berlangsung
Dewan Serikat Buruh mengambil langkah-langkah ini karena seruan permintaan dukungan para buruh Palestina dan karena:
• Tak ada perdamaian yang bisa terus berlangsung kecuali terdapat penerapan hukum internasional, resolusi-resolusi PBB, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) baik terhadap rakyat Palestina maupun Israel.
• 42 tahun lalu, Dewan Keamanan PBB secara aklamasi menyerukan Israel untuk mundur dari wilayah-wilayah yang diinvasinya pada tahun 1967 (Tepi Barat, Gaza, Yerusalem Timur) di resolusi 242.
• Israel telah menolak menerapkan resolusi 242 selama 42 tahun dan, terlebih lagi, secara ilegal telah mendirikan pemukiman-pemukiman khusus Yahudi di daerah-daerah tersebut dengan melanggar Konvensi Jenewa Keempat.
• “Tembok Pemisahan” Tepi Barat Israel telah dikecam dan ditetapkan ilegal menurut hukum internasional.
• “Tembok Pemisahan” secara ketat membatasi gerak dan kemungkinan kerja bagi rakyat Palestina, melanggar hukum internasional, dan secara parsial dibangun di atas tanah yang dirampas dari rakyat Palestina, dan bukanlah suatu cara untuk menciptakan perdamaian dan keamanan yang berkelanjutan.
*diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari “CTU resolution on Palestine” sebagaimana yang dipublikasikan Mike Treen di The Daily Blog pada Rabu 23 Juli 2014. Dipublikasikan ulang via Bumi Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: