Kaum Indian (Pribumi Amerika) Dukung Rakyat Palestina

Kaum Indian - Pribumi Amerika Dukung Rakyat Palestina

Rakyat Palestina dan kaum Indian (Pribumi Amerika) memiliki banyak persamaan: senasib dan seperjuangan. Tony Gonzales dari American Indian Movement (AIM) atau Gerakan Indian Amerika menyatakan, “dengan legasi bersama atas bantustans (tanah air) – reservasi Indian dan wilayah-wilayah Palestina yang terkepung – Pribumi Amerika paham betul situasi-situasi yang dialami rakyat Palestina.

Meskipun terdapat berbagai pandangan berbeda tentang hampir setiap isu politik dalam komunitas-komunitas Pribumi Amerika, kini semakin banyak di antara mereka yang mulai berempati dan melihat persamaan menyakitkan antara apa yang terjadi pada Para Penduduk Pertama Amerika Utara dan Rakyat Palestina di Levant.

The Native American and Indigenous Studies Association atau Asosiasi Studi Penduduk Asli dan Pribumi Amerika pada Desember 2013 merupakan satu dari tiga kelompok akademik berbasis di Amerika Utara yang mendukung kampanye Palestina untuk suatu boikot akademik dan kebudayaan terhadap Israel.

Januari 2013, Jerusalem Post memuat artikel berjudul “Native Americans turning on Israel” atau “Pribumi Amerika Menentang Israel?”. Artikel tersebut berfokus pada anekdot Sarjana Muscogee dan diva sastra Joy Harjo, yang memicu “badai api kontroversi saat dia mengumumkan via facebook bahwa dia bertolak ke Israel dimana dia akan tampil disana.”

Namun yang paling menyita perhatian adalah artikel terebut menjelaskan betapa banyak penentangan dalam komunitas Pribuminya dan komunitas-komunitas lainnya: penentangan atas dukungan terhadap Negara Israel dan hubungannya dengan rakyat Palestina.

Gyasi Ross menulis “Mengapa aku, sebagai seorang Pribumi Amerika, mendukung rakyat Palestina,” menjelaskan sebagai berikut:

Sebagai orang pribumi negeri ini, aku telah sampai pada kesimpulan bahwa aku harus mendukung rakyat Palestina dan perjuangan untuk mendirikan negara Palestina yang otonom.”

“Meskipun banyak orang memandang baik Pribumi Amerika maupun rakyat Palestina sebagai ‘pribumi dan rakyat yang terusir,’ ini bukanlah alasan aku merasakan rasa kekeluargaan dengan rakyat Palestina.”

“Sebaliknya, perasaan persaudaraan dengan saudara-saudari di Gaza dan Tepi Barat diakibatkan oleh perasaan ketakutan yang pokok dan mendasar: kesadaran bahwa apa yang menimpa satu kelompok tertindas secara tidak terelakkan akan menimpa kelompok tertindas lainnya.”

“Rakyat pribumi, sebagaimana kelompok-kelompok tertindas sedunia, terlepas dari perbedaan ras atau agama, memiliki kepentingan belajar dari kekejaman pembantaian etnis yang dilakukan oleh pemerintah AS terhadap Pribumi Amerika. Setiap orang yang memiliki kemanusiaan juga memiliki kepentingan kuat untuk mencegah agar kekajaman yang sama tidak terjadi di tempat lain dan di waktu lain terhadap kelompok rakyat yang lain–dalam hal ini, kepada rakyat Palestina.”

“Rakyat Palestina, seperti pribumi Amerika, tengah tersandera di tanahnya sendiri. Mereka, juga, tidak punya tempat untuk pergi, tidak menerima ganti rugi geografis. Lebanon, Suriah, dan Mesir semua menunjukkan ketidakpeduliannya terhadap rakyat Palestina dan menggunakan manusia bagaikan bidak catur untuk melawan Israel.”

“Kekurangan pilihan, rakyat Palestina, seperti Pribumi Amerika, tidak punya pilihan lain selain terus menjadi duri bagi pemerintah-pemerintah penindas yang berkuasa dengan menghalalkan segala cara.”

Kaum aktivis perdamaian Pribumi Amerika menjadi semakin banyak terlibat dalam demonstrasi-demonstrasi melawan Perang di Gazi. Bagi banyak orang, kata-kata Ross merupakan simpulan motivasi dan alasan dukungan Pribumi Amerika terhadap rakyat Palestina.

*ditulis oleh Mike Ahnigilahi dengan judul asli “Native American Indians Take a Stand for Gaza” sebagaimana yang dipublikasikan Counter Current News. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan diterbitkan kembali via Bumi Rakyat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: