Guru-guru Kolombia Memprotes Buruknya Kondisi Kerja

Guru-guru Kolombia Memprotes Buruknya Kondisi Kerja

Sebanyak 320.000 guru Kolombia di seluruh negeri melancarkan aksi mogok kerja dan ribuan lainnya bergabung dengan barisan demonstrasi nasional.

Para guru di Kolombia pada Rabu 27 Agustus 2014 tumpah ruah turun ke jalanan di kota-kota besar dan kecil di seluruh negeri untuk menyuarakan kemarahan dan kekecewaannya terjadap rendahnya upah dan jaminan keamanan sosial. Padahal dalam pemilu bulan Juni lalu pemerintah telah berjanji meningkatkan upah dan kondisi kerja. Namun sejauh hal ini janji pemerintah tidak terbukti.

Secara keseluruhan, lebih dari 320.000 guru di seluruh negeri telah menyatakan mohok kerja. Ribuan guru lainnya juga bergabung dalam barisan demonstrasi nasional.
Menurut Willian Agudelo, presiden serikat Asosiasi Pendidik Distrik, masih berlakunya kondisi-kondisi ini menjadikan klaim Juan Manuel Santos, presiden Kolombia, yang pada inagurasinya menyatakan bahwa ia ingin membuat Kolombia menjadi negeri paling terdidik di Amerika Latin, sekedar pepesan kosong belaka.

“Kami tidak akan menerima pemerintahan ini bicara tentang Kolombia menjadi negara paling terdidik dalam sepuluh tahun, saat terdapat kurangnya uang, dengan upah yang membuat para pendidik kelaparan selama hari-hari kerjanya dan pelatihannya serta diperparah kondisi-kondisi kesehatan yang sangat serius,” kata Agudelo.
Pemimpin serikat juga menyoroti bahaya yang dihadapi banyak pendidik dalam daerah-daerah marjinal dan terdampak kekerasan, dimana lebih dari 1.000 guru telah terbunuh di Kolombia selama setahun lalu.

Bagi Ferney Perdomo García, seorang guru yang telah bekerja selama 16 tahun di sektor miskin di Ciudad Bolivar, di pinggiran Bogota, ancaman terhadap kesetaraan pendidikan akibat privatisasi adalah salah satu hal yang mendorongnya bergabung dengan para demonstran di Bogota.

“Dampak privatisasi di Kolombia adalah kaum miskin akan menderita pendidikan yang terkasta-kasta. Dengan kata lain, melalui privatisasi, pendidikan berkualitas di Kolombia hanya akan dinikmati oleh mereka yang berlatarbelakang lebih kaya. Apa yang kami inginkan adalah investasi dari pemerintah untuk membuat kami bisa mengarahkan pendidikan sehingga bisa lebih setara dengan kaum kaya,” kata Perdomo.

Para guru adalah kelompok-kelompok yang paling baru dalam memprotes kegagalan pemerintah memenuhi janji-janji kampanyenya, dimana sebelumnya di Juli para sopir Taksi Kolombia juga melancarkan protesnya.

*diterjemahkan Bumi Rakyat dari “Colombian Teachers Protest Work Conditions and Unfulfilled Election Promises” sebagaimana dimuat di Telesur dan dipublikasikan kembali via Bumi Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: