Jalan Terbaik Bagi Skotlandia: Kemerdekaan atau Sosialisme

Jalan Terbaik Bagi Skotlandia - 2

Referendum yang menentukan apakah Skotlandia merdeka dan memisahkan diri dari Inggris sudah tak lama lagi. Pemilihan tersebut akan dilangsungkan pada Kamis 18 September 2014. Kampanye-kampanye Better Together dijalankan dengan penuh kepanikan, karena gap antara kedua belah pihak semakin menyempit.

Jajak pendapat terkini menunjukkan bahwa dukungan bagi kemerdekaan Skotlandia kian meningkat dan semua momentum menguntungkan kaum nasionalis Skotlandia. Suatu jajak pendapat yang dilakukan oleh ICM untu Skotlandia pada Sunday newspaper menunjukkan bahwa pihak pendukung United Kingdom atau Perserikatan Kerajaan-Kerajaan (nama negara perserkatan yang menghimpun Inggris, Wales, dan Skotlandia) atau Britania Raya turun empat poin pada bulan Maret hingga 42%, sementara dukungan pro kemerdekaan tetap 39%. Artinya jarak antara keduanya hanya berkisar dua hingga tiga poin.

Kampanye “Tidak”: Persekutuan Najis

Melihat performa kampanye “Tidak”, yang dipimpin oleh persekutuan najis antara sayap kanan di Partai Buruh dengan Partai Koservatif dan Liberal Democrats, jelas hal ini tidak terlalu mengejutkan.

Mereka telah bermain ke tangan Alex Salmond, yang menjelaskan bahwa perjuangan untuk kemerdekaan Skotlandia sebagai perpecahan dengan penguasa pelaksana pemotongan anggaran yang dilakukan kaum Tory (pendukung Partai Konservatif) di Westminster. Pemerintahan Tory di London merupakan rezeki nomplok bagi kaum Nasionalis Skotlandia. Thatcher tidak pernah termaafkan karena memperlakukan Skotlandia sebagai medan uji coba Poll Tax (Pajak yang tidak berdasarkan jumlah pendapatan dan ditentang rakyat Inggris karena dianggap memindahkan beban pajak dari kaum konglomerat pada rakyat miskin) dan kebijakan-kebijakan neoliberal lainnya. Demikian dibencinya David Cameron, Perdana Menteri Tory, dan begitu tidak becusnya ia menjalankan kampanye “Tidak” sampai ia harus berdalih bahwa Skotlandia yang memisahkan diri akan lebih rentan pada serangan teroris. Dulunya di dekade 1950an, Kaum Tory memenangkan 50% kursi di Skotlandia; sekarang mereka cuma punya satu.

Sebagai tambahan Kampanye Better Together (Kampanye Lebih Baik Bersama, kampanye yang menolak pemisahan Skotlandia dari Britania) yang dikepalai oleh Alastair Darling, tidak menawarkan apapun selain kampanye negatif, penuh dengan ancaman-ancaman statistik dan patronase. Pendek kata, Skotlandia digambarkan tidak bisa apa-apa dan tidak becus mengurusi urusan-urusan mereka sendiri.

Devolusi Maksimum

Begitu frustasinya, kampanye “Tidak” kini mendorong Gordon Brown, orang yang disebut-sebut sebagai pemukul berat, untuk campur tangan melawan kemerdekaan, orang ini adalah penyebab Partai Buruh kalah di pemilu lalu. Orang-orang macam ini tidak menawarkan apa-apa selain status quo bagian dua.

Lebih seriusnya lagi, David Cameron membuat kesalahan terhadap refendum. Dipikirnya ia berlaku pintar dengan menolak opsi ketiga di kertas suara – Devolusi Maksimum atau kekuasaan riil bagi Parlemen Skotlandia – dan menganggap bahwa opsi Ya atau Tidak untuk kemerdekaan akan cukup untuk mengalahkan misi nasionalis Skotlandia. Kepuasaan ini kini sepenuhnya berbalik karena mereka sekarang menghadapi petaka potensial. Tak herat John Stuart Mill menyebut Partai Tory sebagai Partai Bodoh.

Menurut Survei Sikap Sosial Rakyat Skotlandia, seandainya “Devo-Max” dimasukkan ke kertas suara, maka akan didukung mayoritas besar pemilih. Alih-alih demikian kita malah menyaksikan prospek Partai Tory memimpin pemecahan Britania, yang akan menjadi keruntuhan tak tertandingi bagi presitise mereka dan status goyah Britania di dunia.

Partai Nasionalis Skotlandia

Partai Nasionalis Skotlandia atau Scottish Nationalist Party (SNP_ dipimpin oleh para politisi yang lebih cerdas dari politisi borjuis pada umumnya yang dengan lihai menggambarkan diri mereka semua sebagai kaum “sosial demokrat” yang lebih kiri dari Partai Buruh.

Dominasi sayap kanan terhadap Partai Buruh di Skotlandia juga telah jatuh ke tangan kaum nasionalis.

Jelas, SNP adalah partai kapitalis yang “bersahabat dengan bisnis”, dan terikat erat dengan sistem kapitalis, namun memiliki kemampuan bermanuver. Mereka mampu membuang muatan citra “Tartan Tory” dengan citra yang lebih radikal, sebagai upaya menarik kelas buruh. Namun nasionalisme adalah racun yang memecah belah buruh dengan garis-garis kebangsaan.

Demi Persatuan Kelas Buruh

Seruan Sosialis atau Socialist Appeal (seksi Inggris dari International Marxist Tendency atau IMT) tidak berada dalam satu kereta dengan Penguasa Britania dan kepentingan kelas mereka. Titik mulai kami selalu merupakan kepentingan kelas buruh dan perjuangan untuk sosialisme. Sementara kami mendukung hak menentukan nasib sendiri (self-determination) rakyat Skotlandia, hingga dan termasuk hak untuk memisahkan diri, kami menentang nasionalisme borjuis, yang memecah belah kelas buruh.

Kemerdekaan di atas basis kapitalis tidak akan memecahkan permasalahan kelas buruh, yang muncul persis dari krisis kapitalisme. Sebagaimana yang dikatakan James Connoly, seorang sosialis Skotlandia, mengenai perjuangan kemerdekaan Irlandia, “bahkan kalau bendera hijau berkibar di atas Kastil Dublin, Inggris masih akan terus menguasainya melalui kapitalnya,”

Hal yang sama juga berlaku bagi Skotlandia yang merdeka. Dalam kasus apapun, kapitalisme tengah mengalami krisis mendalam dimana-mana, mengakibatkan serangan-serangan brutal dan pemotongan anggaran secara masif. “Bahtera Kemakmuran” SNP telah berubah menjadi “Bahtera Krisis”. Pembelahan-pembelahan menjadi bangsa-bangsa yang lebih kecil tidak akan menyelesaikan apapun namun hanya melemahkan gerakan buruh.

Kita bisa memahami bahwa mereka yang tertarik pada kemerdekaan karena alasan-alasan positif dan kendali lebih besar atas hidup mereka. Hal ini khususnya terjadi pada para pemuda yang teralienasi oleh pemotongan anggaran Westminster dan pemerintahan Koalisi. Kami dengan demikian secara mantap mendukung otonomi yang lebih besar.

Kemerdekaan di atas Basis Kapitalis

Bagaimanapun juga, kemerdekaan di atas basis kapitalis akan jadi hal terburuk bagi semua dunia. Kemerdekaan ini akan berdasarkan Monarki, Pound, bank-bank Britania, pangkalan-pangkalan militer Britania, dan keanggotaan NATO dan Uni Eropa.

Hal ini tidak akan memecahkan permasalahan yang dihadapi para buruh Skotlandia, dan akan berdampak melemahkan persatuan kelas buruh. Padahal justru persatuan kelas buruh yang sangat esensial untuk menggulingkan kapitalisme.

Suatu kemenangan bagi kemerdekaan di referendum September akan membuahkan melambungnya nasionalisme, yang akan menguntungkan SNP. Hal itu akan menjadi pukulan bagi kelas buruh di seluruh kepulauan tersebut, karena sentimen nasionalis secara tak terhindarkan akan bermunculan di serikat-serikat buruh dan gerakan buruh.

Perjuangan Sosialisme

Sebagai kaum Marxis, kami memandang perkembangan serikat buruh dan organisasi-organisasi politik di atas skala seluruh Britania sebagai suatu kemajuan bersejarah yang sangat besar dan akan bersikeras menentang tiap upaya untuk membalik kecenderungan terhadap penyatuan gerakan buruh dan serikat buruh di atas batasan-batasan kebangsaan. Kami mendukung dan memperjuangkan persatuan kelas buruh di Inggris, Wales, dan Skotlandia.

Kami mendukung otonomi untuk Skotlandia, dengan kekuasaan riil untuk menerapkan kebijakan-kebijakan sosialis yang akan terhubung dengan perjuangan kelas buruh di Inggris dan Wales, serta perjuangan kelas buruh secara internasional. Kami menentang kemerdekaan bukan karena kami mendukung Perserikatan Kerajaan-Kerajaan Britania namun untuk sosialisme.Bila kita ingin melawan kapitalisme dunia kita tidak bisa menggunakan cara nasionalisme. Satu-satunya jalan maju bagi kelas buruh adalah perjuangan untuk internasionalisme, solidaritas kelas, dan sosialisme dunia. *ditulis oleh Socialist Appeal 30 April 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: