Mahasiswa Myanmar Menuntut Pendidikan Demokratis

Mahasiswa Myanmar Tuntut Pendidikan Demokratis

Sejak Sabtu pagi para mahasiswa Myamar (di Barat lebih dikenal sebagai negara Burma) telah turun ke jalanan ibukota Myamar: Rangoon, memprotes Undang-undang Pendidikan Nasional yang baru. Aksi ini merupakan demonstrasi mahasiswa terbesar di Myanmar semenjak Revolusi Saffron tahun 2007. Tanggal 12 dan 13 November pada perwakilan mahasiswa dari seluruh penjuru negeri berkumpul di Rangoon demi mendiskusikan undang-undang pendidikan yang baru disahkan dan pada akhir pertemuan yang disebut “National Emergency Meeting of Students” atau Pertemuan Darurat Nasional Mahasiswa, seluruh partisipan memutuskan memboikot undang-undang tersebut.

Jumat 14 November para mahasiswa melakukan arak-arakan demonstrasi yang bergerak dari Stasiun Pusat Rangoon ke pusat kota dimana mereka melakukan aksi duduk diluar taman yang menghadap Balai Kota Rangoon selama beberapa jam. Mereka bergerak dengan bendera-bendera Merak Tempur yang merupakan bendera bersejarah semenjak periode kolonial sembari memakai topi caping jerami, para mahasiswa meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu-lagu revolusioner.

Demonstrasi tanggal 16 berlangsung di dekat kampus utama Universitas Rangoon. Sempat terjadi gesekan dengan pegawai universitas yang melarang para demonstran masuk kampus. Para mahasiswa akhirnya berdiskusi dengan para pegawai dan menyatakan mereka tidak akan lama berada di kampus dan akan pergi setelah aksi mengheningkan cipta. Bagaimanapun karena gerbang kampus tetap dikunci setengah jam berikutnya, para mahasiswa kemudian memanjat gerbang untuk masuk kampus.

Para petugas intelijen dan Cabang Khusus berada sangat dekat dan mengawasi serta mencatat peristiwa tersebut. Para mahasiswa kemudian menggelar aksi duka cita di lokasi Gedung Serikat lama yang diledakkan oleh diktator Jenderal Ne Win di tahun 1962. Para mahasiswa mengadakan aksi penghormatan terhadap para martir mahasiswa di masa lalu di Bo Aung Kyaw Memorial Column dan bersumpah akan berjuang sampai tuntutan mereka dipenuhi. (Catatan: Bo Aung Kyaw adalah pemimpin mahassiswa pertama yang dibunuh oleh aparat polisi pada demonstrasi di tahun 1938 saat Myanmar masih dijajah Inggris).

Selanjutnya para mahasiswa bergerak ke persimpangan Hledan dan mengadakan aksi duduk di jembatan. Masyarakat umum juga mendukung para mahasiswa dan bergabung dengan mereka. Seruan para mahasiswa pada publik dan seluruh angkatan pro demokrasi untuk bergabung dengan demonstrasi 17 November yang merupakan 94 tahun mogok mahasiswa pertama melawan Undang-Undang Universitas 1920.

*diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dipublikasikan ulang via Bumi Rakyat dari “Second Day of Student Protests in Burma” sebagaimana dipublikasikan di Revolution News. Kunjungi laman facebook untuk foto-foto aksi terkini di Laman Facebook Steering Committee for Democratic Education Movement https://www.facebook.com/deml.committee

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: