Mahasiswa Australia Menang Melawan Deregulasi Pendidikan Tinggi

students-(30-of-55)

Pemuda mahasiswa di Australia baru saja memenangkan pertempuran besar melawan pemerintahan Abbott. Tujuh bulan lalu Christopher Pyne, Menteri Pendidikan Australia, menyeringai pada mahasiswa sembari mengumumkan bujet federal yang dialokasikan pada seksi pendidikan tinggi. Bujet tersebut menyertakan pemotongan anggaran pendidikan sebesar 20% terhadap peran serta pemerintah dalam pembiayaan pendidikan. Jutaan dolar pendanaan pendidikan dipangkas dan ini melambungkan tingkat bunga hutang pendidikan yang harus ditanggung mahasiswa. Inti dari tindakan ini adalah deregulasi total terhadap biaya pendidikan (pendidikan diserahkan pada mekanisme pasar) yang akan mengakibatkan biaya kuliah berlipat ganda atau tiga kali lebih tinggi. Mayoritas model ekonomi memperkirakan bahwa standar biaya kuliah akan sebesar AUS$100.000 atau Rp 1.062.878.156,-.

Pyne berambisi menjadikan sistem universitas Australia sebagai salinan model pendidikan AS, yang mana kesenjangan sangat menyebarluas, yang mana ada universitas yang eksklusif hanya untuk kaum kaya dan universitas yang eksklusif hanya untuk kaum miskin, dimana rakyat miskin menanggung hutang ratusan ribu dollar untuk gelar pendidikan tinggi yang akhirnya tidak berguna di pasar tenaga kerja.

Setiap aspek paket reforma Pyne telah dikalahkan di Senat malam ini. Ini merupakan kemenangan paling signifikan bagi gerakan mahasiswa di Australia dalam banyak tahun belakangan ini. Ini merupakan buah kegigihan kampanye mahasiswa dan staf perguruan tinggi yang terbakar amarah semenjak pemotongan anggaran pendidikan diumumkan di Mei 2014. Kampanye perjuangan ini telah melibatkan protes-protes mahasiswa terbesar hampir dalam satu dasawarsa dan pemburuan terus-menerus oleh para mahasiswa yang murka terhadap para menteri Liberal.

Sepanjang tahun, banyak menteri Liberal terpaksa membatalkan kunjungan ke kampus-kampus kami. Setiap menteri Liberal itu ingin tampil maka mereka terpaksa memperbanyak pengawal. Selama berbulan-bulan mahasiswa telah membuat para menteri itu lari ketakutan. Bagaimanapun juga tindakan Senat sudah terlambat. Perdebatan ini sudah kalah berbulan-bulan lalu dengan publik. Sedini bulan Juni, deregulasi biaya pendidikan sudah ditentang mayoritas rakyat dan dipandang sebagai tiga besar reforma anggaran yang paling buruk. Ini mencerminkan suatu putaran massif dalam opini publik semenjak anggaran diumumkan. Awalnya deregulasi biaya pendidikan menjadi salah satu hal yang kurang ditentang dan langkah perubahan dalam anggaran yang kurang dimengerti. Namun arak-arakan demonstrasi mahasiswa di jalanan dan penyerbuan terhadap para menteri Liberal memainkan peran penting dalam membalikkan hal itu.

Hal lainnya yang berubah drastis adalah posisi partai-partai oposisi dan kaum independen di Parlemen. Saat reforma-reforma Pyne pertama kali diumumkan, hanya Partai Hijau yang menentangnya. Namun kampanye mahasiswa dan perubahan opini publiklah yang mendesak Partai Buruh Australia, Palmer United Party, dan lainnya ikut-ikutan menentang reforma-reforma itu.

Kemenangan ini adalah konfirmasi mencolok dari fakta bahwasanya protes-protes dan militansi merupakan jalan maju bagi gerakan mahasiswa dan kampanya-kampanye melawan kaum dan Partai Liberal pada umumnya yang kini berkuasa di pemerintahan.

Kaum mahasiswa sepatutnya menikmati kemenangan ini dan menyempatkan diri menonton pidato-pidato para senator Liberal yang kusut masai pada momen-momen akhir riwayat dari rumusan reforma mereka. Namun kita juga harus ingat, satu suara atau voting tidak akan menyelamatkan mahasiswa dari serangan-serangan ini.

Baru setengah jam setelah rumusan rancangan anggarannya dikalahkan, Pyne mengumumkan di Facebook bahwa dia akan mengerjakan rancangan anggaran baru besok. Namun bahkan kalau kaum Liberal tidak mampu menggerakkan apapun sama sekali tahun ini, maka rezim pemerintah Abbott akan balas dendam di tahun depan, dan mereka punya waktu berbulan-bulan mulai dari sekarang serta bermimpi mengajukan deregulasi keduanya di pertemuan dengan parlemen berikutnya, termasuk melancarkan setumpuk serangan lainnya terhadap mahasiswa.

Terlepas dari ambisi balas dendam dari Partai Liberal yang kini berkuasa, privatisasi skala penuh terhadap sektor pendidikan tinggi adalah sesuatu yang sudah lama dituntut kelas penguasa di Australia. Para mahasiswa harus bersiap untuk memerangi setiap reforma yang didorong oleh partai manapun ke arah ini.

Kemenangan kita hari ini dan kampanye ke arahnya harus menjadi contoh bagi perjuangan-perjuangan kita di masa depan.
*ditulis oleh Sarah Garnham, Petugas Pendidikan Nasional di National Union of Students (NUS) atau Serikat Mahasiswa Nasional. Sarah Garnham juga merupakan anggota Socialist Alternative cabang Melbourne. Tulisan ini diterbitkan awalnya di situs redflag.org.au dan dipublikasikan ulang dalam bahasa Indonesia via Bumi Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: