Mogok Buruh Minyak AS yang Pertama dalam 35 Tahun Semakin Membesar

maxresdefault

Minggu, 8 Februari 2015, buruh-buruh di dua kilang minyak British Petroleoum (BP) di Ohio dan Indiana, Amerika Serikat (AS), melakukan aksi walked out atau keluar sebagai bagian dari mogok kerja buruh minyak nasional yang dipimpin oleh United Steelworkers Union (USW) atau Persatuan Serikat Buruh Minyak. Aksi mogok yang dipicu oleh kebijakan-kebijakan perburuhan yang tidak adil serta kondisi-kondisi kerja yang berbahaya, termasuk kebocoran-kebocoran dan ledakan-ledakan, ini akan semakin bertambah besar dengan akan bergabungnya 1.440 buruh minyak lainnya dengan 4.000 kawan buruh minyak lainnya yang sudah mogok sejak 1 Februari 2015, lalu.

Aksi mogok nasional buruh minyak yang meletus pertama kalinya semenjak tahun 1980 ini merembet juga ke kilang minyak BP di Whiting, Indiana, serta perusahaan saham gabungan BP dengan Husky Energy di Toledo, Ohio, sehingga total kilang minyak yang dilanda mogok sebesar 11 hingga 13% dari seluruh kapasitas kilang minyak di AS. Mogok kerja ini pada awalnya dikobarkan oleh para buruh minyak di negara bagian California, Kentucky, Texas, dan Washington.

image_650_365

USW menyerukan mogok kerja setelah buntu dan gagalnya perundingan dengan Shell Oil, yang merupakan pemimpin upaya tawar-menawar di industri minyak. Mogok ini terjadi pada saat yang menggemparkan dimana harga minyak yang terus anjlok menimbulkan perdebatan sengit mengenai masa depan suatu industri yang bergantung pada ekstraksi sumber daya murah dan berlimpah dari dalam bumi. Keanjlokan tajam harga minyak mentah sampai lebih dari 60% sejak Juni 2014 lalu telah mengakibatkan perusahaan-perusahaan memecat para buruh dan menunda rencana-rencana ekspansi; sesuatu yang mereka pandang sebagai upaya paling efisien untuk menyelamatkan keuntungan dan laba mereka. Mogok ini dianggap tidak berdampak pada harga gas.

Dalam pernyataan sikapnya, Leo W. Gerard, Presiden USW Internasional mengatakan bahwa industri minyak sudah sangat terlambat dalam menangani banyak isu yang berkaitan dan berdampak langsung dengan kesehatan dan keselamatan para buruh.

“Pihak manajemen tidak bisa terus menerus menolak membolehkan para buruh bersuara keras terhadap isu-isu yang menimbulkan perbedaan sangat besar antara hidup dan mati bagi banyak buruh,” kata Gerard.

USW mewakili 30.000 buruh di lebih dari 200 kilang minyak, depot, dan saluran minyak di seluruh AS. Pemogokan USW skala penuh bisa mengguncang 64% output AS, menurut Bloomberg. Saat ini USW tengah menegosiasikan kontrak nasional baru di 63 kilang.

Sementara itu, Ray Fisher, Juru Bicara (Jubir) Shell, mengatakan bahwa perusahaannya, “tetap berkomitmen untuk memecahkan isu-isu yang ada melalui negosiasi kolektif di meja perundingan,” sedangkan saat ini para buruh pengganti sementara telah dipekerjakan untuk terus mengoperasikan hampir seluruh kilang.

Menurut, Gary Beevers, Wakil Presiden USW Internasional, yang mengepalai Program Perundingan Minyak Nasional (NOBP), Shell juga telah gagal menerima bahasa “kemunduran” dalam kontrak-kontrak yang menuntut penerimaan kesepakatan-kesepakatan industri sebelumnya.“Kami tidak akan meninggalkan kemajuan 50 tahun dalam perundingan NOBP,” kata Beevers.

Beevers menyatakan “flagrant contracting” atau kontrak mencolok telah mengakibatkan dampak negatif terhadap kesehatan dan keselamatan. Penyebab-penyebab paling umum terhadap kecelakaan minyak dan gas diantaranya adalah gagalnya penyediaan pelatihan layak terhadap para buruh baru dan gagalnya penerapan dan pemberharuan prosedur-prosedur keamanan yang layak.

Terdapat setidaknya empat kecelakaan besar di bulan Januari pada saluran-saluran pipa AS yang mengakibatkan ledakan atau kebocoran parah. Tahun 2014, Texas merupakan daerah yang tertinggi tingkat kecelakaan kerja dan kematian buruh minyaknya sebesar 106. Secara keseluruhan, para buruh minyak dan gas berisiko enam kali mati di tempat kerja daripada rakyat AS pada umumnya. Dengan pertumbuhan industri erkini akibat penyebaran teknik-teknik pengeboran baru seperti fracking, seringkali langkah-langkah keamanan malah dikorbankan. Di Dakota Utara, yang merupakan garis depan booming minyak, tingkat kematian para buruh minyak naik tiga kali daripada rata-rata nasional di tahun 2014.

usw_alaska

Hari Jumat, serikat Toledo setempat mengeposkan di laman Facebook-nya, “Mogok BUKAN tentang uang, tapi tentang menangani isu-isu keselamatan kerja yang telah diabaikan terlalu lama…138 buruh terbunuh saat bekerja menggali, memproduksi, atau mengolah minyak dan gas di tahun 2012…jumlah ini bahkan melipat ganda dari tahun 2009.”

*diterjemahkan dari Think Progress berjudul “First Nationwide Oil Workers Strike in Decades Grow Even Bigger” ke dalam bahasa Indonesia dan dipublikasikan ulang via Bumi Rakyat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: