Kampanye Pembelaan Serikat Buruh Pakistan Mendukung Tuntutan Kelas Buruh India dan Pemogokan Massa 2 September Di India

LAHORE: Activists of Pakistan Trade Union Defence Campaign (PTUDC) hold a rally in favor of their demands. INP PHOTO by Hamid Moosa

Seruan pemogokan yang dikeluarkan bersama oleh sepuluh serikat buruh dan afiliasi-afiliasinya adalah untuk memperjuangkan tuntutan-tuntutan kaum buruh.

Pernyataan 12 tuntutan yang menuntut pembatalan amandemen undang-undang perburuhan dan amandemen ordinansi peralihan tanah, penghentian privatisasi dan investasi asing dalam jalur rel dan perkeretaapian, asuransi, dan pertahanan, pelarangan perdagangan spekulatif dalam komoditas-komoditas, universalisasi sistem distribusi publik sekaligus kebijakan-kebijakan untuk menangani naiknya harga barang-barang dan meningkatkan kesempatan kerja adalah tuntutan-tuntutan yang pantas dipenuhi.

Kaum buruh di Pakistan juga menghadapi kondisi-kondisi serupa dan kelas penguasa Pakistan menghisap kelas buruh habis-habisan. Upah sangatlah rendah dan upaya mendaftarkan serikat telah menjadi suatu upaya setengah mati akibat hukum perburuhan yang sangatlah buruk serta departemen perburuhan pemerintah yang bermuka tembok.

Hampir tiga tahun lalu lebih dari 300 buruh terbakar hidup-hidup dalam kebakaran pabrik garmen di Kabupaten Baldia, Karachi, tapi tidak ada satupun yang dihukum sama sekali. Kemiskinan, pengangguran, kerja kontrak, privatisasi, dan kurangnya fasilitas kesehatan telah menghantam jutaan buruh.

Terlepas dari semua ini, kelas penguasa baik di India maupun di Pakistan sama-sama menimbun persenjataan nuklir di gudang-gudang senjta mereka. Demi mempertahankan gaya hidup mewah para penguasa, laba raksasa para kapitalis, dan kepentingan negara-negara imperialis, kelas buruh kedua negara saling diadu, dan histeria perang teras dikipas-kipasi setiap harinya.

Waktunya sudah tiba bagi kelas buruh kedua negara, bersama kelas buru di negara-negara lainnya di Asia Selatan, untuk maju melawan tirani kapital dan bergerak bersama bahu-membahu melawan perampasan dan penjarahan ini.

Hidup kaum buruh India dan Pakistan!

Dukung Pemogokan Massa Seluruh India 2 September!

Kelas Buruh Sedunia Bersatulah!

*ditulis oleh Qamar Uz Zaman Khan atas nama Pakistan Trade Union Defence Campaign (PTUDC) sebagaimana dipublikasikan In Defence of Marxism. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan ulang via Bumi Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: