Kepada Kawan dan Kekasih

Kepada Kawan dan Kekasih

Kepada Kawan dan Kekasih

I

 

Kepada Kawan

 

Kuingin tahu kabarmu

Lebih banyak dan lebih dalam

Daripada yang bisa dilakukan medsos, surel, dan lampiran-lampirannya

 

Kuingin tahu perkembanganmu

Lebih banyak dan lebih dalam

Daripada yang bisa dilakukan surat dan telepon

Karena surat ada yang membaca dan telepon ada yang menguping

 

Katakan,

Bagaimana kabarmu?

Sudah pulihkah cideramu

akibat insiden di pabrik yang dulu

Kudengar botol panas dan parem bisa membantu

 

Katakan bagaimana tempatmu yang baru?

Berapakah upah yang kau terima?

Cukupkah untuk bayar kosan sementara?

Bisakah untuk makan setiap harinya?

 

Kuingin tahu,

Apa yang sudah kau baca

Apa yang tengah kau tulis

Apa yang sedang kau lakukan

Apakah yang harus dikerjakan?

 

Kutahu,

Kenalan dan kawan yang baru

Pasti berbeda dengan yang dulu

Pasti berbeda dengan kau dan aku

Tapi kuharap kau bisa melalui itu

 

Kelak akan kukirim

Bacaan-bacaan yang kau perlukan

Beserta barang-barang yang kau butuhkan

 

Dimanapun kau berada,

Kuingin kau ingat selamanya

Kiri jantung kita, merah darah kita

 

A lutta continua

 

II

 

Kepada Kekasih

 

Kuingin tahu kabarmu

Lebih banyak dari piksel dan akses data

Yang bisa ditampilkan dunia maya

 

Kuingin tahu kabarmu

Lebih dalam daripada gelombang suara

Yang bisa dihantarkan telepon apa saja

 

Karena ada yang tak bisa disampaikan lewat monitor kaca

Karena ada yang hanya bisa dibaca dengan menatap mata

 

Kuingin menyeduhkan kopi

(untuk kita berdua)

dan menyalakan kretek

sebelum kau protes

soal asap, nikotin, dan tar

 

Katakan,

apa yang kau pakai sekarang?

Masihkah merah warna kesukaanmu?

Katakan,

bagaimana tempatmu sekarang?

Sudahkah jauh dari keramaian dan tak bocor di kala hujan?

Katakan,

masihkah lantaimu penuh bacaan berserakan?

Katakan,

mashkah Brecht dan Saut

menyelip di kasur dan bantal?

 

Aku tak tahu

Musik apa yang sekarang engkau dengarkan

dan siapa teman ngopimu sekarang

atau apa yang kalian perbincangkan

 

Tapi kau tahu

Hanya aku yang bisa membuatmu

marah dan tertawa di waktu yang bersamaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: