FSB Garteks SBSI dengan tegas MENOLAK RPP Pengupahan

wpid-img_20151014_123214.jpg

Pernyataan SIkap Federasi Serikat Buruh  Garmen dan Tekstil (FSB Garteks) SBSI
Berkaitan Dengan Rancangan Peraturan Pemerintah Tentang Pengupahan (RPP Pengupahan)

Hari ini 13 Oktober 2015, berbagai organisasi buruh diundang untuk rapat dengan menteri tenaga kerja, Hanif Dhakiri dalam pembahasan RPP pengupahan yang kabarnya akan ditandatangani oleh Presiden Jokowi Kamis, 15 Oktober 2015.

Acara dengan tema Dialog Sosial Hubungan Industrial Bagi Serikat Buruh/Serikat Pekerja ini merupakan bagian dari sosialisasi RPP pengupahan ala pemerintah RI dalam hal ini Kementerian tenaga kerja.

FSB Garteks sebagai salah satu organisasi buruh yang hadir telah mencermati dengan jelas pasal per pasal yang ada di dalam RPP Pengupahan tersebut. Isi yang tertuang dalam RPP Pengupahan tak ubahnya wajah baru tubuh lama dari UUK 13 tahun 2003.
Hampir semua pasal yang tertuang dalam RPP Pengupahan adalah peraturan yang tidak bisa dijalankan dengan baik oleh UUK 13 tahun 2003.

Sesungguhnya kehadiran RPP Pengupahan akan sangat baik dan diperlukan oleh buruh Indonesia apabila isinya tidak bertabrakan dan tumpang tindih dengan UUK 13 2003 yang selama ini tidak pernah maksimal implementasinya di lapangan.

Setelah mendengarkan paparan dan penjelasan dari Kemenaker, semakin jelaslah kehadiran RPP ini hanya untuk membuat gerakan buruh semakin melemah.

Impian buruh agar pesangonnya dibayarkan ketika perusahaan mengalami kepailitan ternyata hanya sekedar angan belaka, buruh tidak didahulukan, untuk hak yang seharusnya mereka terima, kreditur lebih diutamakan oleh pemerintah, dimana hal ini menunjukkan keberpihakan lebih pemerintah terhadap golongan tertentu dan bukan terhadap buruhnya.

Di sisi lain, sistem dan struktur skala upah yang tertuang dalam pasal 14 RPP Pengupahan sama sekali tidak memiliki sanksi yang mengikat, hanya sebatas sanksi administratif yang implementasinya tidak bisa dipertanggungjawabkan, dimana seharusnya pemerintah tegas menuangkan pencabutan izin usaha perusahaan apabila tidak memberlakukan sistem dan struktur skala upah.

Pun kenaikan upah tahunan berdasarkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi sangat tidak fair bagi buruh, pemerintah tidak pernah bisa memberikan jaminan kestabilan harga untuk menjaga daya beli buruh, apabila kenaikan upah buruh nantinya hanya 10% persen per tahun dan kenaikan harga kebutuhan pokok lebih dari 10% maka dapat dipastikan daya beli buruh akan menurun dan kesejahteraan buruh hanya sekedar hiasan bibir saja.

Peninjauan kenaikan upah per lima tahun pun tidak jelas juntrungannya, apakah kualitas atau kuantitasnya yang akan ditingkatkan?

Dengan banyaknya pasal-pasal yang akan menjadi masalah di dalam RPP Pengupahan ini (dengan banyak pasal yang tidak dipaparkan di pernyataan sikap ini), maka dengan ini, kami FSB Garteks SBSI dengan tegas MENOLAK RPP Pengupahan tersebut dan siap untuk turun ke jalan bergabung bersama organisasi buruh lainnya untuk melawan dan berjuang bersama agar RPP Pengupahan ini tidak ditandatangani oleh Presiden Jokowi.

Dan apabila pemerintah dalam hal ini Kementerian tenaga kerja membutuhkan bantuan untuk membuat RPP Pengupahan yang adil dan pro buruh, maka kami siap mengusung draft RPP Pengupahan ala buruh yang tentu saja akan seimbang dan tidak merugikan buruh Indonesia.

Jakarta, 13 Oktober 2015
Plt Ketua Umum DPP FSB Garteks SBSI
Trisnur Priyanto

081315000540

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: