Tentara Rakyat Baru (NPA) Melepaskan Dua Tawanan Perang di Comval, Filipina

wpid-tentara-rakyat-baru-nap-melepaskan-dua-tawanan-perang-di-comval-filipina.jpg.jpeg

image

image

LAAK, Lembah Compostela – The New People’s Army (NPA) atau Tentara Rakyat Baru membebaskan dua tawanan perangnya pada Selasa sore lalu. Prajurit Kelas Satu Marjon Añover dan Niño Alavaro, yang merupakan anggota Batalyon Infantri ke-25 yang tertangkap pada 30 September lalu di pos pemeriksaan NPA di Barangay Casoon, kotamadya Monkayo, Provinsi Lembah Compostela.

Berdasarkan rilis perintah yang dikeluarkan Front Demokratis Nasional Filipina (NDFP), pembebasan para prajurit tersebut dilakukan sesuai dengan Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol 1. Perintah pembebasan tersebut ditandatangani oleh Rubi del Mundo, perwakilan NDFP di Daerah Mindanao Selatan. Del Mundo mengatakan bahwa dua prajurit yang dibebaskan tersebut “telah menyesali” kejahatan mereka terhadap rakyat dan “mereka secara sukarela bersumpah untuk tidak lagi melakukan kejahatan terhadap rakyat dan angkatan revolusioner.”

Dalam wawancara dengan Alavaro, ia mengatakan dulunya sang prajurit menganggap NPA kejam. Ia mengatakan, “mga abusado nga mga tao nga ang ilang pakigbisog ug personal nga interest lang (ang gihunahuna).”

Namun setelah melewatkan lebih dari sebulan bersama penawannya, Alavaro mengatakan: “Wala koy nakita sa ilaha, ang nakita nako mura lang silag usa ka pamilya. Lahi ra gyud ang ilang pakigbisog gyud, ilang hinaguan nakita gyud namo dili ra sa ilang kaugalingon dili sa ilang personal nga interest para daw sa tanang katawhan (Saya tidak menyaksikannya di mereka. Apa yang saya saksikan adalah mereka seperti keluarga. Mereka benar-benar memiliki perjuangan yang berbeda, mereka bersusahpayah memperjuangkannya, bukan untuk kepentingan personal mereka tapi untuk rakyat).”

Ia menambahkan, “Mura lang silag igsuon ana ra sir, mura lang silag usa ka pamilya, mama’g papa, igsuon, cousin ug dili man sila mga dautan sir, malipayon ug kung medyo maguol ko, ginapakatawa ko nila, ginastorya nga ayaw pagbuhat og mga laing lihok kay walay muunsa sa imoha, makita ra imo pamilya.”

Sedangkan, Añover mengatakan pada Davao Today  “Lahi ra gyud sa amoa kontra sa ilaha sir. Kay sa amoa syempre seniority man, sa ilaha walay seniority pantay lang ang pagtan-aw, dakong kalahian gyud sa amoa (Mereka berbeda dengan kami. Kami menerapkan senioritas. Tidak ada hal semacam itu di mereka; setiap orang setara dan itu yang membedakan kami dari mereka).”

The Exodus for Justice and Peace atau Eksodus untuk Keadilan dan Perdamaian mengambil peran sebagai pihak ketiga penengah bersama dengan Walikota Davao dan Ketua Dewan Perdamaian dan Ketertiban Regional (RPOC) Rodrigo Duterte.
Pendeta Jurie Jayme dari EJP mengatakan bahwa mereka “berterimakasih karena NDFP dan NPA telah menaati peraturan perang dan melepaskan para prajurit dengan selamat.”
Duterte telah mengembalikan para prajurit ke Komando Angkatan Darat Mindanao Timur di Panacan, Kota Davao.

*Diterjemahkan dari Davao Today di davaotoday.com bertajuk “NPA releases two captive soldiers in Comval”. Dipublikasikan dalam bahasa Indonesia via Bumi Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: