Mahasiswa Malang Dukung Mogok Nasional

mahasiswa-malang-dukung-mogok-nasional.jpg.jpeg

Meskipun serikat buruh di Malang tidak ada yang mengikuti mogok nasional, namun ini tak menyurutkan berbagai organisasi mahasiswa di Malang untuk menyuarakan solidaritasnya. Dimulai Rabu 25 November 2015, Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat Tertindas (SMART) menggelar posko dukung mogok nasional. Melalui posko ini,  mahasiswa yang mayoritas anggotanya dari Universitas Muhammadiyah Malang ini menampilkan pementasan musik dan pembacaan orasi sambil mengusung poster-poster tuntutan dan dukungan terhadap buruh.

Hari berikutnya SMART beraliansi dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah melakukan aksi massa keliling kota Malang. Ratusan massa aksi ini menghampiri pusat-pusat pemerintahan. Mereka juga mengajak kaum buruh Malang mengikuti mogok nasional demi mencabut PP No. 78 tentang Pengupahan dan menentang politik upah murah yang dijalankan rezim Jokowi-JK. “Upah diberikan berdasarkan laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi dan ini sangat tidak wajar,” kata Eko, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi. Ia menekankan menyatakan bahwasanya empat paket kebijakan ekonomi Jokowi-JK ini pada intinya merupakan kebijakan neoliberal yang mengorbankan rakyat pekerja demi keuntungan dan laba para pemodal.

Hari terakhir mogok nasional, giliran Front Mahasiswa Universitas Brawijaya (FM UB) turun ke jalan menyatakan solidaritasnya. Menurut mereka, “melalui PP No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, rezim Jokowi-JK kembali menunjukkan wajah aslinya sebagai rezim neoliberalisme.” Sebab melalui Pasal 42 ayat 1 upah bagi buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih menjadi sekedar perundingan bipartit antara buruh dengan majikan bersangkutan. Sedangkan melalui pasal 43 ayat 5 Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ditinjau dalam waktu lima tahun. Kemudian pelanggaran-pelanggaran pengusaha terhadap peraturan dan hak-hak buruh tidak dikenai sanksi pidana melainkan sanksi administratif saja. Diperparah dengan upaya menghapuskan peran dewan pengupahan yang di dalamnya buruh bisa turut melibatkan diri. Selain menuntut pencabutan PP Pengupahan FM UB juga menuntut pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh keluarga buruh. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Insatiable Booksluts

Voracious readers tell you if that book is going to suck.

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

LKIP

Lembar Kebudayaan IndoPROGRESS

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights

%d blogger menyukai ini: