PETISI: Hentikan Fasisme di Hungaria!

Presiden János Áder baru saja menandatangani regulasi yang mencabut hak-hak demokratis, memberangus kebebasan pers, dan menyingkirkan pencantuman “republik” dalam undang-undang negara. Bila fenomena ini tak terdengar asing, berikut beberapa hal untuk menyegarkan ingatan kita: bersamaan dengan kriminalisasi terhadap kaum tuna wisma serta serangan terhadap kaum perempuan dan komunitas Lesbian Gay Biseksual Transgender (LBGT), Hungaria juga … Baca lebih lanjut

Premanisme dan Fasisme Punya Akar Sama: Kapitalisme – Sebuah tanggapan terhadap Bhima Yudhistira

Sebelas anggota Kopasus (Komando Pasukan Khusus) bersenjatakan AK-47 menyerbu penjara Cebongan pada 23 Maret 2013, pukul 00.15, dengan satu tujuan: menghabisi empat preman yang menewaskan Serka Heru Santoso, serta membacok Sertu Sriyono. Keduanya merupakan anggota Kopasus. Melalui tulisannya Cebongan dan Kebangkitan Fasisme, Bhima Yudhistira mengajukan tujuh poin. Satu, Premanisme lahir karena pembiaran dari aparat kepolisian. … Baca lebih lanjut

Barcelona

Orang yang mengaku kiri harus mendukung Barcelona. Menang atau kalah. Baik di masa kejayaan maupun kehancuran. Kita tidak perlu mempertanyakan lagi mengapa Budiman Sudjatmiko, yang dulunya PRD dan kini menyeberang masuk PDI-P, membela Real Madrid. Apa yang kita patut pertanyakan adalah sudah pahamkah kita akan permusuhan Barcelona dengan Real Madrid? Sudah pahamkah kita akan El … Baca lebih lanjut

Membedakan Rezim Fasis dengan Represif: Bagian 2 (Akhir) – Rezim Fasis dan Represif di Indonesia

Sebelumnya kita telah membahas secara mendetail baik secara kebahasaan maupun melalui analisis ekonomi politik untuk mendefinisikan ciri-ciri fasisme dan bagaimana kebangkitannya hingga keberhasilannya merebut kekuasaan. Kali ini pembahasan kita akan difokuskan dengan menggunakan analisis ekonomi politik. Sekali lagi alasan mengapa fasisme bisa bangkit dan berkuasa dibagi ke dalam dua faktor, faktor subyektif (internal) dan faktor … Baca lebih lanjut

Membedakan Rezim Fasis dengan Represif Bag. 1: Ciri-Ciri Fasisme

  Istilah atau sebutan “fasis” merupakan istilah yang sangat sering terdistorsi dalam sejarah manusia. Setidaknya “fasis” menduduki peringkat kedua paling tedistorsi setelah label “anarkis” yang dengan salah kaprah diartikan sebagai tindak kekerasan. Fasisme sering dilabelkan ke berbagai kalangan mulai kepada kalangan konservatif, sosialis, komunis, trotsykis, katolik, penentang perang, pendukung perang, sampai kepada kalangan nasionalis. Bahkan … Baca lebih lanjut

MENA Solidarity Network

Solidarity with Workers in the Middle East

Indonesian Peoples' Alliance (IPA)

Movement for Peoples Sovereignty and Trade to Serve the Peoples!

Maruti Suzuki Workers Union

Inquilab Zindabad! Mazdoor Ekta Zindabad!

wonosobo bergerak

Pijar Harapan untuk Rakyat

WONOSOBO BERGERAK

Pijar Harapan untuk Rakyat

SEKBER

sekolah bersama

Jurnal Ari

Coretan iseng pengelana

Ughytov's Blog

Just another WordPress.com site

Shiraz Socialist

Because there have to be some lefties with a social life

Partai Rakyat Pekerja Komite Kota Makassar

SOSIALISME, Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja. SOSIALISME, Solusi Bagi Krisis Kapitalisme

boemipoetra

In A Time Of Universal Deceit, Telling The Truth Is A Revolutionary Act

Berita Buruh Indonesia

sebagai SEKOLAH PERANG, SERIKAT BURUH TIDAK terkalahkan

Working Indonesia

A Blog Covering Labor Activism in Indonesia

ARTIKEL BURUH

buruhberjuang.wordpress.com

Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung

SATU dan BERSATU oleh PERS & karena MAHASISWA

Home

One voice, unify power, unify actions for workers rights